Jelang Lengser dari DKI, Anies Baswedan Ingatkan Anak Buah : Jangan Membangun yang Bisa Difoto

Anies ingin agar seluruh jajarannya melakukan pembangunan yang tak tampak namun bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Warta Kota
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (29/11/2021). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM --- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi pesan kepada para Wali Kota dan bupati untuk tidak hanya melakukan pembangunan fisik yang bertujuan mempercantik kota saja.

Anies ingin agar seluruh jajarannya melakukan pembangunan yang tak tampak namun bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Hal ini disampaikan Anies saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota/Kabupaten Administrasi 2023 yang dilakukan secara daring.

Ini juga terakhir kali mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menggelar Musrenbang sebelum berakhir masa jabatannya pada Oktober 2022 mendatang.

"Sebagian kebutuhan masyarakat tidak bisa difoto, karena itu jangan sampai kita membangun hal yang hanya bisa difoto.

Padahal perlu effort serius untuk hal-hal yang tidak bisa difoto seperti kedamaian, kerukunan, kebahagiaan, dan lain sebagainya," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (26/3/2022).

Baca juga: Anies Habiskan Triliunan Rupiah Demi Formula E, PDIP Sebut DKI Akan Rugi Besar : Sangat Memalukan

Musrenbang Kota/Kabupaten Administrasi Tahun 2023 ini mengusung tema 'Akselerasi Keunggulan Jakarta untuk Mewujudkan Kota Berdaya Saing Global yang Berketahanan, Inklusif, dan Berkeadilan'.

Tema ini dipikuh lantaran dinilai sebagai representasi dari Indonesia di mata dunia internasional, sehingga memiliki peran yang amat penting ke depannya.

“Bapak Ibu kita tahu bahwa pusat pemerintahan nantinya tidak lagi berada di Jakarta, dan Jakarta akan jadi pusat kegiatan ekonomi, budaya, dan simpul lintas suku bangsa ada di tempat ini. Juga di sisi lain, Jakarta adalah pintu gerbang Indonesia ke dunia dan pintu gerbang dunia masuk ke Indonesia," ujarnya.

"Karena itu kita ingin kota ini terus menyiapkan semua infrastruktur, baik keras maupun lunak untuk menjadi kota berdaya saing global," sambungnya.

Baca juga: Mau Masuk Mobil, Anies Baswedan Tiba-tiba Diadang Emak-emak, Gubernur Langsung Keluarkan Ini

Adapun pelaksanaan Musrenbang ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2021 tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Bagi Daerah dengan Masa Jabatan Kepala Daerah Berakhir pada Tahun 2022. 

Oleh karena itu, penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 mengacu pada Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi Tahun 2023-2026 yang saat ini dalam proses finalisasi.

Untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global, ada beberapa permasalahan yang harus segera dicari solusinya.

Anies Baswedan saat resmikan masjid baru di Cakung Jakarta Timur
Anies Baswedan saat resmikan masjid baru di Cakung Jakarta Timur (TribunJakarta/Nur Indah Farrah)

Selain penyiapan infrastruktur, Pemprov DKI juga dituntut menyiapkan ekosistem yang memfasilitasi pertumbuhan ekonomi merata dan ketahanan terhadap berbagai tantangan, termasuk bencana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved