Ciduk 4 PSK dan 2 Waria yang Mangkal di Jembatan Genit, Satpol PP : Agar Tidak Mengganggu Ibadah
Satpol PP Jakarta Barat melalukan razia kepada wanita pekerja seks komersial (PSK) di tiga titik berbeda pada Rabu (6/4/2022) malam.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Satpol PP Jakarta Barat melalukan razia kepada wanita pekerja seks komersial (PSK) di tiga titik berbeda pada Rabu (6/4/2022) malam.
Operasi ini dilalukan bersama Suku Dinas Dinas Sosial Jakarta Barat di Kali Sekretaris, Kebon Jeruk, P Tubagus Angke, Tanjung Duren, dan Latumenten.
Petugas sempat kejar-kejaran dengan PSK yang berusaha melarikan diri dari operasi yang digelar Satpol PP Jakarta Barat.
Kepala Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Operasional Satpol PP Jakarta Barat, Ivand Sigiro mengatakan, saat akan ditangkap para PSK ini berusaha meloloskan diri agar tidak dibawa ke Panti Sosial Sudin Sosial Jakarta Barat.
"Hari ini dari satpol PP melibatkan kurang lebih 30 personil dan 10 personil dari Suku Dinas Sosial dalam hal ini P3S," katanya, Kamis (7/4/2022).
Selain merazia wanita, ada juga transgender atau waria yang biasa mangkal di Jembatan Genit Jalan P Tubagus Angke, Tanjung Duren.
Para waria ini tak bisa berkutik ketika Satpol PP Jakarta Barat mencegat beberapa waria yang masih mangkal di bulan Ramadan.
Baca juga: Razia Jelang Ramadhan, Satpol PP Dobrak Warung Remang-remang, Syok Lihat Ini di Toilet
"Sesuai atensi pimpinan kami akan melaksanakan secara gabungan dengan Suku Dinas Sosial itu selama bulan suci Ramadan," jelasnya.
Dari data yang diperoleh Ivan ada sebanyak 6 orang yang terjaring, dua diantaranya transpuan dan empat wanita PSK.
Ia berharap operasi ini bisa meminimalisir penyakit masyarakat selama bulan suci Ramadan agar tidak menganggu ibadah umat beragama islam.
Baca juga: Razia Pengamen di Kota Bogor, Satpol PP: Mereka Sering Minum Alkohol Dulu
"Kami melaksanakan kegiatan tertib sosial sesuai perda nomor 8 tahun 2007," tegasnya.
Selain itu, Satpol PP Jakarta Barat juga melakukan razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
Razia ini dilakukan agar PMKS selama bulan suci Ramadan tidak menjamur dan menganggu kenyamanan ibadah warga Jakarta Barat.
Kasat Pol PP Kecematan Grogol Petamburan, Ruslianto mengatakan, ada sekitar lima PMKS yang terjaring razia di kolong tol Grogol, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
"Sebenarnya sudah yang ke dua sebelumnya sudah dapat PMKS dikolong tol Grogol sebanyak 18 orang kita juga jalan bareng dengan Sudin Sosial kita serahkan ke Panti Sosial," ucapnya.