Kata-kata Terakhir Hanafi Sebelum Tewas, 26 Jam di Bawah Puing Alfamart, Ibunda Sedih : Mau Pulang

tubuh Hanafi baru ditemukan pukul 7 pagi, artinya ia berpuasa hingga kurang lebih sekira 26 jam di bawah reruntuhan Alfamart.

Penulis: Damanhuri | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Alat berat digunakan untuk singkirkan puing untuk cari korban di bawah reruntuhan bangunan Toko Alfamart, Jalan A Yani Km 14, Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (18/4/2022). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Korban meninggal dunia dalam insiden bangunan toko Alfamart ambruk di Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali bertambah.

Dengan bertambahnya jumlah korban meninggal dunia, maka total korban yang meninggal ada lima orang.

Empat diantaranya meninggal di tempat dan satu meninggal di rumah sakit.

Total korban keseluruhan sendiri ada 13 orang yang tertimpa reruntuhan, dan satu relawan yang mengalami kecelakaan saat membantu melakukan evakuasi.

Baca juga: Berjuang Hidup Sebelum Dievakuasi, Ucapan Terakhir Karyawan Alfamart Bikin Ibunda Sedih: Mau Pulang

Korban Hanafi (22) yang merupakan karyawan toko Alfamart menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (19/4/2022).

Korban sempat mendapatkan perawatan medis selama enam jam di rumah sakit.

Namun, Hanafi menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 13.00 WIB di RSI Sultan Agung Banjabaru.

Korban ditemukan di balik reruntuhan sekira pukul 07.00 Wita pagii dan dievakuasi masuk ke RS sekira pukul 08.00 Wita.

Saat kejadian, sekitar pukul 5 sore, Hanafi masih dalam keadaan berpuasa.

Meski sahur dengan mie instan, almarhum menjadi yang paling kuat bertahan hidup dibalik reruntuhan.

Satu korban berhasil dievakuasi petugas dari balik puing besar reruntuhan Toko Alfamart di Jalan A Yani, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (18/4/2022) malam.
Satu korban berhasil dievakuasi petugas dari balik puing besar reruntuhan Toko Alfamart di Jalan A Yani, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (18/4/2022) malam. (BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI)

Sebab, tubuhnya baru ditemukan pukul 7 pagi, artinya ia berpuasa hingga kurang lebih sekira 26 jam.

Korban sebelumnya menurut keterangan sang ibu, Aisyah sempat meminta agar bisa dibawa pulang ke kampung halaman.

Hanafi sempat bertemu dan berbicara dengan ibu dan ayahnya yang menjenguknya di RSI Sultan Agung.

Tak disangka, ucapan itu menjadi kata-kata terakhir Hanafi sebelum tewas.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved