Sederet Fakta Kasus Pembunuhan Calon Dokter oleh Ayah Tiri Pacarnya, Polisi: Pembunuhan Berencana

Kasus kematian mahasiswa kedokteran UB menemukan fakta baru, pihak kepolisian sebut pembunuhan berencana

Editor: widi bogor
Surya.co.id
Potret pelaku bersama istri dan anak tirinya ketika bertakziah ke rumah almarhum 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Perjalanan panjang peristiwa pembunuhan mahasiswa kedokteran Universitas Brawijaya (UB) menemukan fakta baru.

Bagus Prasetya Lazuardi, mahasiswa FK UB jadi korban pembunuhan oleh seorang pria berinisial ZI pada Kamis (7/4/2022) lalu.

Jenazah Bagus Prasetya ditemukan sehari setelah kejadian pembunuhan, yakni pada Jumat (8/4/2022).

Dua pekan bergulir, kasus kematian Bagus Prasetya menemukan titik terang.

Berikut merupakan sederet fakta terbaru kasus pembuhuhan Bagus Prasetya Lazuardi.

1. Pembunuhan Berencana

Polisi menyimpulkan sementara bahwa kasus ini merupakan pembunuhan berencana dengan tersangka tunggal, yakni Ziath Ibrahim Bal Biyd.

Itu berarti saksi lain seperti TS, anak tiri tersangka sekaligus pacar korban serta SL, istri tersangka akan terbebas dari jeratan hukum.

Sebelumnya, TS dan SL telah diperiksa penyidik Jatanras Polda Jatim pada Senin (18/4/2022).

Dan sampai Rabu (20/4/2022), penyidik juga sudah meminta keterangan empat saksi lainnya.

Dari keterangan para saksi itu, Kabid Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengaku, penyidik belum memperoleh temuan baru yang bakal mengembangkan kasus yang mengarah pada adanya tersangka baru.

"Dari 6 itu belum ada yang mengarah sebagai tersangka (baru), semua masih saksi. Termasuk istri dan anak tirinya," jelasnya.

Artinya, lanjut Dirmanto, kasus pembunuhan tersebut, masih sesuai dengan temuan awal penyidik yakni dilakukan oleh pelaku tunggal yakni tersangka, Ziath Ibrahim Bal Biyd (38).

"Semua ini kalau kita simpulkan, berstatus kasus pembunuhan berencana dengan tersangka tunggal," tegasnya.

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved