Peringati Hari Bumi, Simak Cara Mudah Selamatkan Bumi, Bisa Dimulai dengan Menghapus Pesan di Email
Dengan menghapus sampah email, akan mengurangi sedikitnya sampah digital dan mengurangi emisi karbon pada Bumi tercinta
Dengan menghapus e-mail tidak penting yang menumpuk, maka "beban" server akan berkurang dan konsumsi daya untuk menampung e-mail dan data digital lain pun, secara tidak langsungg ikut berkurang.
Memang, berapa besar emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas berkirim e-mail sehingga "beban" server bisa berkurang?
Seberapa signifikan menghapus e-mail untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan?
Baca juga: Hasil Riset ITB, Kota Bogor Jadi Kota Paling Peduli Perubahan Iklim Indikatornya Ruang Terbuka Hijau
Pertanyaan tersebut telah diulas dalam artikel berikut: Benarkah Menumpuk E-mail Ikut Mempengaruhi Perubahan Iklim? Intinya, menghapus e-mail memang bisa menjadi salah upaya membantu menyelamatkan lingkungan.
Akan tetapi dampaknya tidak cukup signifikan, jika hanya sekadar menghapus e-mail. Sebab, data yang ditampung dalam server tidak hanya terbatas pada e-mail, namun juga data digital lain.
Hal tersebut juga dikatakan Country Director Google Cloud Indonesia, Megawaty Khie.
"Konsumsi energi untuk menghapus e-mail akan sangat kecil, sehingga mengurangi atau bahkan menghilangkan e-mail spam kemungkinan besar memiliki dampak pengurangan karbon yang dapat diabaikan," ungkap Megawaty kepada KompasTekno beberapa waktu lalu
(Novi Anggraeni/Magang)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rajin Hapus E-mail Bantu Menyelamatkan Bumi, Bagaimana Bisa?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/gmail_20171223_135353.jpg)