Jeritan Minta Tolong di Waktu Subuh Bikin Geger, Sepupu Syok saat Buka Kamar Antonius: Bapa Gak Kuat

Tiba-tiba sekitar pukul 03.30 dini hari, korban berteriak minta tolong dan menjerit kesakitan sambil memanggil nama sepupunya.

Penulis: Uyun | Editor: Vivi Febrianti
Tribunnews/ilustrasi
Ilustrasi Mayat 

"Dia mulai teriak sakit itu sekitar jam 04.00 Wita," ungkap Stefanus.

Baca juga: Teriak Minta Tolong, Istri Terkapar Dianiaya Suami, Berawal Pisah Ranjang hingga Tolak Ajakan Rujuk

Korban ditemukan dalam posisi telentang di sebuah kamar tidur.

Darah mengalir dari mulut dan hidung korban.

Tak cuma tubuh almarhum yan bersimbah darah.

Tempat tidur korban juga penuh lumuran darah segar.

Begitu pula di lantai, karena kaki korban berada di lantai.

"Stefanus melihat mulut korban mengeluarkan darah dan di sekujur tubuh korban dipenuhi darah," katanya.

Baca juga: Perpisahan Terakhir dengan Anak, Paginya Janda Ini Tewas Terkapar di Ruko, Keponakan Menjerit

Stefanus kemudian langsung membangunkan Gesi dan menyuruhnya untuk memanggil keluarga korban yang berada di Kampung Pada.

Kepada keluarga korban yang lain, Gesi pun ikut panik mengabarkan kondisi ADL.

"Turun lihat bapak dulu, bapak su tidak ada,” tutur Gesi.

Kemudian Gesi bersama tiga anggota keluarga menempuh jarak kurang lebih 1 km ke rumah korban.

Namun saat mereka datang, korban ADL ternyata sudah menghembuskan nafas terakhirnya.

Ilustrasi Mayat
Ilustrasi Mayat (Tribunnews/ilustrasi)

"Saat mereka datang kondisi korban sudah parah. Sekitar pukul 04.10 Wita korban sudah tidak bernyawa," ujar Iptu Yohanis.

"Korban meninggal tadi sekitar pukul 04.10 Wita. Darah tersebut diketahui keluar darah dari mulut korban," imbuhnya.

Baca juga: Jeritan Minta Tolong Bikin Geger, Pria Ditikam Adik Ipar, Berawal saat Istri Pelaku Kabur dari Rumah

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved