Sempat Tidur dengan Istri Usai Setubuhi Adik Ipar, Suami Naik Pitam Korban Menolak Saat Diminta Lagi

Cinta ditolak, seorang pria di Demak, Jawa Tengah tega merudapaksa dan membunuh adik iparnya sendiri.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Damanhuri
tribunnews
Ilustrasi pemerkosaan - Seorang Mahasiswi Makassar Diperkosa di hotel oleh 7 rekannya, kronologi dan pengakuan Pelaku 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Cinta ditolak, seorang pria di Demak, Jawa Tengah tega me rudapaksa dan membunuh adik iparnya sendiri.

Hal itu ia lakukan secara sadar terhadap adik dari istrinya.

Bahkan sebelum menghabisi korban, ia sempat kembali ke kamar istrinya setelah menyetubuhi korban.

Pada tengah malam, ia pun kembali ke kamar korban untuk meminta ber hubungan intim yang kedua kalinya.

Hal itu tentu saja ditolak oleh korban, yang kemudian membuat pelaku naik pitam.

Pelaku pun kemudian membekap korban dan mendorong kepalanya ke tembok hingga pingsan.

Setelah itu korban kembali di rudapaksa, hingga akhirnya dibunuh untuk menghilangkan jejak.

Rupanya, motif pelaku melakukan tindakan tersebut atas dasar cemburu.

Ya, sebelum menikah dengan istrinya, pelaku sudah lebih dulu menyukai korban.

Ia bahkan sempat melamar korban namun ditolak.

Baca juga: Bantah Pembunuhan Berencana, Pengacara Kolonel Priyanto Beri Alibi Kecelakaan, Ragukan Hasil Visum

Baca juga: Teka-teki Pembunuhan Bocah 14 Tahun oleh Kakak Ipar, Motif Diselidiki, Pelaku Sempat Kecoh Polisi

Akhirnya ia pun menikah dengan kakak korban dan tinggal serumah dengan wanita yang ia cintai itu.

Aksi sadis itu dilakukan oleh seorang pria di Dukuh Kadilangon, Desa Kebonbatur, Kecamatan Mraggen, Demak, Jawa Tengah berinisial SH (21).

Wanita yang didapaksa dan dan dibunuh oleh SH, adalah adik iparnya, FN (18) yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA.

Dikutip dari Tribun Jateng, jasad korban pertama kali ditemukan pada Rabu (25/5/2022) sore di kebun rumahnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved