Polemik Mujahid Cyber Disebut untuk Lindungi Anies dari Buzzer, Ketua MUI DKI : Mereka Cuma Nyinyir

Ketua Umum MUI DKI KH Munahar Muchtar mengatakan, Mujahid Cyber dibentuk untuk memerangi informasi hoaks di media sosial.

Tayang:
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Instagram @aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab soal peluangnya maju di pemilihan presiden (pilpres) 2024. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI resmi meluncurkan Mujahid Cyber saat acara Halal Bihalal dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di Hotel Harris, Senin (30/5/2022) kemarin.

Ketua Umum MUI DKI KH Munahar Muchtar mengatakan, Mujahid Cyber dibentuk untuk memerangi informasi hoaks di media sosial.

Ia pun menegaskan, Mujahid Cyber siap menjadi garda terdepan dalam menangkal segala informasi hoaks.

"MUI DKI siap menjadi yang terdepan untuk melawan hoaks dan para buzzer," ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (31/5/2022).

Baca juga: Tak Mau Nonton Formula E, Politisi PSI Sindir Anies : Pak Gubernur Sibuk Balapan, Biar Saya Blusukan

Sebagai informasi, rencana pembentukan cyber army MUI DKI ini sempat menimbulkan polemik.

Walau mendapat banyak kritikan, MUI bergeming dan tetap membentuk pasukan cyber untuk memerangi para buzzer.

Setelah mendapat masukan dari beberapa tokoh nasional, akhirnya diputuskan tim tersebut diganti namanya menjadi Mujahid Cyber.

"Biar saja mereka nyinyir sampai bibirnya dower, kami tetap jalan saja," ujarnya.

Baca juga: Pengamat Sebut Anies Punya Jalan Politik Berbeda, Ungkap Ritmenya Cari Dukungan untuk Pilpres 2024

Setelah dibentuk, Munahar langsung memerintahkan bidang Infokom MUI DKI untuk segera menggaungkan Mujahid Cyber ini agar semakin diketahui masyarakat.

Ketua Bidang Infokom MUI DKI KG Faiz Rafdi mengatakan, tugas pokok Mujahid Cyber ini untuk mencerdaskan literasi digital umat Islam.

Kemudian juga untuk meluruskan informasi yang sesat dan menebarkan ajaran agama yang Rahmatan Lil Alamin.

"Mujahid Cyber ini berfungsi sebagai Khadimul Ummat (pelayan ummat) dan Shadiqul Hukumah (mitra pemerintah) dalam informasi dan komunikasi," kata Kyai Faiz.

Ia menambahkan; Mujahid Center ini juga sebagai penyeimbang dan penyedia insan beriman yang merupakan akronim dari Informasi Sehat, Aman, Bermutu dan Beriman.

Baca juga: Anies Baswedan Jawab Rencana Maju Capres 2024, Sekjen DPP PKS: Moga-moga Ada Jodoh

Polemik Pembentukan Mujahid Cyber

Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta akan membentuk tim siber atau cyber army untuk melawan buzzer yang kerap menyerang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved