Penghapusan Honorer di 2023, Wali Kota Bogor Bima Arya Minta Perpanjangan Waktu
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengungkap solusi soal rencana penghapusan tenaga honorer di tahun 2023.
Tayang:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Ilustrasi. Wali Kota Bogor Bima Arya minta perpanjangan waktu untuk penghapusan tenaga honorer di 2023.
Sebab, menurut Aries, jika ada informasi perbanyak P3K, kemudian outsourching, itu harus dikaji dimulai dari anggaran.
"Perbanyak outsourcing P3K itu kan nanti melibatkan BKAD, Bappeda anggarannya kemampuannya bagaimana. Kita gabisa menentukan sendiri Harus ada perangkat daerah yang kira kira yang mendukung hal ini Bappeda dan BKAD," jelas Aries.
BKPSDM saat ini akan terus mengawal dan memperjuangkan nasib dari 6.997 tenaga honorer di Kota Bogor.
"Untuk saat ini Disdik 28 persen, DLH, dan Dinkes itu yang paling banyak persentasenya. Kita hanya mengajukan dan pertimbangan terkait solusi yang akan dilakukan oleh pusat," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/penghapusan-tenaga-honorer-di-2023.jpg)