Ratusan Umat Muslim Bogor Raya Datangi Eks Holywings Bogor, Suara Takbir dan Salawat Menggema

Ratusan umat muslim ini datang ke Eks Holywings Bogor atau Elvis Cafe dan Resto untuk bershalawat.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Ratusan Umat Muslim yang bersalawat di areal eks Holywings Bogor, Sabtu (25/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Ratusan umat muslim Bogor Raya bersalawat di depan Elvis Cafe dan Resto (Eks Holywings Bogor) Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Ratusan umat Muslim ini datang ke Elvis Cafe dan Resto diduga karena ada kaitannya dengan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Holywings di Jakarta.

Meskipun, Holywings Bogor kini sudah berganti nama menjadi Elvis Cafe dan Resto, ratusan umat muslim Kota Bogor ini tak henti-henti menggemakan salawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Sabtu (25/6/2022) semenjak pukul 17.00 WIB, ratusan umat muslim ini yang tadinya berkumpul di depan  tak henti-hentinya bertakbir dan bersalawat.

Sambil bersalawat, ratusan umat muslim Bogor Raya ini memasuki areal depan Elvis (eks Holywings).

"Takbir. Takbir. Allahuakbar. Allahumma sholli ala sayyidina muhammad wa ala ali sayyidina muhamad," ucap ratusan massa.

Namun, tidak berselang lama, ratusan umat muslim ini meninggalkan area Elvis.

Sampai selesai, aksi selama kurang lebih satu jam ini, terpantau berjalan lancar.

Sebelumnya, pada Sabtu (25/6/2022) siang, Forkopminda Kota Bogor yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya telah lakukan sidak.

Sidak ini dilakukan untuk meneruskan keresahan masyarakat terkait promo miras yang diduga menistakan agama.

Dalam sidak ini, tidak ditemukan adanya miras yang dijual seperti yang terjadi di Holywings Jakarta.

Baca juga: Buntut Promo Miras untuk Muhammad dan Maria, Eks Holywings Bogor Disidak Bima Arya

Namun, secara tegas Pemkot Bogor menyegel eks Holywings Bogor karena kedapatan menjual minuman keras di atas lima persen.

"Kemudian kami melakukan pengecekan atas izin yang diberikan. Izin yang di berikan ini bukan untuk menjual alkohol di atas 5 persen, tetapi dari pengecekan kami hari ini bersama pak dandim dan pak Kapolresta ini ditemukan alkohol di atas 5 persen rata rata 40 persen. Kami akan segel dalam jangka waktu 14 hari kedepan sekaligus dibekukan IMB nya," kata Bima Arya saat sidak.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved