Polbangtan Bogor

Dies Natalis ke 4, Polbangtan Bogor Siap Sukseskan Program Produksi Pangan Lokal

Dies Natalies Polbangtan Bogor tahun ini mengangkat tema Partisipasi Insan Pertanian menuju penguatan pangan lokal.

Tayang:
Polbangtan Bogor
Direktur dan Ketua Senat Polbangtan Bogor memotong tumpeng dalam peringatan Dies Natalies ke-4. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tanggal 25 Juni 2022 diperingati sebagai hari lahir Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) seluruh Indonesia.

Karena pada tanggal itulah, Pendidikan Tinggi Vokasi Pertanian yang semula bernama Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian berubah menjadi Polbangtan.

Tahun ini, Polbangtan memasuki usia ke-4.

Diusianya yang masih belia, tentunya sarat dengan semangat dan antusiasme milenial.

Untuk itulah Dies Natalies Polbangtan Bogor tahun ini mengangkat tema Partisipasi Insan Pertanian menuju penguatan pangan lokal.

Tema tersebut diangkat untuk mensukseskan program pangan dari Kementerian Pertanian melalui produksi pangan lokal.

Tema ini menunjukkan mimpi Polbangtan Bogor untuk mendorong partisipasi seluruh insan pertanian mewujudkan penguatan pangan lokal dan mengembalikan kejayaan pangan lokal yang khas, sehat, asli, dan tersedia sekaligus menjaga kekayaan lokal komoditas pertanian.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meyakini melalui pendidikan vokasi pada Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] akan hadir para petani milenial yang berkualitas.

Menurutnya, pendidikan vokasi punya peran penting hasilkan petani milenial yang berjiwa enterpreneur.

“Melalui pendidikan vokasi kita menghubungkan dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru," ujarnya.

Ditambahkan oleh SYL, Kementan terus memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian.

"Dengan pendidikan vokasi, kami berharap hadir petani milenial yang mampu memberikan inovasi dalam pertanian, karena bagaimanapun, masa depan pertanian berada di pundak generasi milenial," katanya.

Sedangkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern, perlu dilakukan penyiapan, pencetakan SDM pertanian unggulan.

"Melalui pendidikan vokasi, Kementan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian andal dan unggul [job seeker] serta sebagai pengusaha pertanian milenial andal, kreatif, inovatif, profesional, serta mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin (job creator)," kata Dedi Nursyamsi.

Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor adalah sekolah kedinasan vokasi pertanian dibawah naungan kementerian pertanian republik indonesia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved