'Seperti Teroris', Ucap Ayah Brigadir J Ungkap HP Keluarga Diduga Diretas Seusai Putranya Ditembak

Samuel menuturkan, 3 ponsel keluarganya diduga alami peretasan tak lama setelah putranya, Brigadir J tewas ditembak.

Youtube TVOne News
ayah Brigadir J heran 3 ponsel keluarganya diretas seusai anak ditembak 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ponsel istri dan anaknya diduga diretas, ayah Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J merasa keluarganya diberlakukan bak teroris.

Itulah yang kini dirasakan Samuel Hutabarat selaku ayah Brigadir J.

Samuel menuturkan, awalnya dia tidak mengerti dengan yang dimaksud peretasan.

Saat itu, sang anak yang bercerita bahwa ponselnya sudah tidak bisa difungsikan.

"Anak saya yang cerita, HP diretas, saya tanya retas itu apa, dia bilang tidak bisa akses media sosial," kata Samuel dilansir dari Tribun Jambi, Rabu (13/7/2022).

Baca juga: Tak Kuasa Tahan Haru, Paman Brigadir J Ngeluh Sesak Nafas di Rumah Duka dan Meninggal di RS

Samuel mengatakan, awalnya ponsel yang diretas adalah milik istrinya, kemudian putri sulungnya.

Ternyata ponsel putranya juga turut diretas, dugaan peretasan terus berlanjut.

Pada Selasa 12 Juli 2022, giliran ponsel Samuel juga diretas dan terakhir ponsel putri bungsunya.

ayah Brigadir J tak percaya putranya ditembak gara-gara lecehkan istri Kadiv Propam
ayah Brigadir J tak terima Hp keluarga diretas sesuai putranya ditembak (Youtube TVOne News)

Update pada hari Rabu 13 Juli 2022, tiga ponsel keluarga sudah bisa difungsikan sementara dua lainnya masih belum bisa berfungsi seperti biasa.

"Saya bingung, apa yang mau diretas seperti teroris saja saya.

Padahal itu isinya terkait pelayanan gereja, karena saya majelis gereja (Pelayan gereja)," kata Samuel.

Baca juga: Bongkar Kondisi Jasad Brigadir J Usai Ditembak, Keluarga Heran Lihat Keanehan di Jari & Gigi Korban

Kata Roy Suryo

Pakar Telematika Roy Suryo ikut berkomentar soal dugaan peretasan tiga ponsel keluarga Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas ditembak.

Disampaikan Roy Suryo secara jelas menurut Undang-undang (UU) Telekomunikasi Nomor 36 Tahun 1999 dan UU ITE Nomor 19 Tahun 2016, segala bentuk peretasan yang dilakukan secara ilegal adalah melanggar hukum.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Roy Suryo
 Roy Suryo menganalisis dugaan peretasan Hp keluarga Brigadir J (Tribunnews.com)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved