Ternyata Ini Alasan Kakek Curi Kelopak Mata dan Kulit Jenazah, Bukan Cuma untuk Ilmu Kebal

Saat melayat, Sayuti menunggu sampai keluarga lengah, di situlah dia melancarkan aksinya mencuri kelopak mata dan kulit alis jenazah.

Editor: khairunnisa
Pixabay.com
Ilustrasi kakek. Seorang kakek di Kalimantan Selatan nekat mencuri kulit alis dan kelopak mata jenazah 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Fakta baru terkait kasus kakek yang mencuri kelopak mata dan kulit jenazah di Kalimantan Selatan terkuak.

Polres Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengurai temuan terbaru dari kasus kakek bernama Sayuti atau S (65).

Kepala Seksi Humas Polres HST, AKP Soebagio mengatakan, selain syarat untuk memeroleh ilmu kebal, Sayuti berdalih mencuri kelopak mata dan kulit alis jenazah untuk pengobatan.

Sayuti juga ternyata dipercaya mampu menyembuhkan beberapa penyakit tertentu.

Tak sedikit masyarakat yang datang untuk berobat kepadanya.

Jika ada masyarakat yang datang untuk berobat, maka kelopak mata maupun kulit alis jenazah tersebut dibakar sampai menjadi abu untuk kemudian diserahkan ke orang yang datang berobat tersebut.

"Kulit tersebut dijadikan untuk pengobatan. Setelah dibakar diserahkan kepada pasien yang datang untuk disimpan dalam rumahnya," ungkap AKP AKP Soebagio dalam keterangan yang diterima, Minggu (17/7/2022) malam.

Baca juga: Tampang Kakek 62 Tahun yang Ngaku Dewa Matahari, Sebut Dapat Bisikan Gaib, Kejiwaan Pelaku Terkuak

AKP Soebagio mengungkapkan, masyarakat yang datang berobat kepada Sayuti diduga bukan masyarakat setempat, melainkan dari luar Kabupaten HST.

Namun, tidak jelas berapa jumlah orang yang datang ke Sayuti untuk berobat karena Sayuti masih terkesan tertutup saat dimintai beberapa keterangan.

"Masih belum terendus jelas siapa saja pasiennya baik yang dekat maupun yang jauh," jelas AKP Soebagio.

AKP Soebagio juga kembali memastikan jika dalam menjalankan aksinya, Sayuti tidak menggali malam, melainkan mendatangi rumah warga yang tengah berduka.

Saat melayat tersebut, Sayuti menunggu sampai keluarga lengah, di situlah dia melancarkan aksinya mencuri kelopak mata dan kulit alis jenazah.

"Pelaku tidak menggali makam, spesialisnya begitu ada melihat bendera kematian di salah satu rumah warga dia datang pura-pura melayat," pungkas AKP Soebagio.

Diberitakan sebelumnya, seorang kakek di Desa Benawa Tengah, Kecamatan Barabai, Kabupaten HST ditangkap polisi setelah dilaporkan oleh warga telah mencuri kelopak mata dan kulit alis jenazah.

Sayuti ketika itu kepergok oleh dua keluarga warga yang tengah berduka sementara melancarkan aksinya.

Dari hasil penggeledahan di rumahnya, polisi menemukan 88 kulit alis jenazah. Perbuatan mencuri kelopak mata dan kulit alis jenazah dilakukan Sayuti selama 2 tahun terakhir.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Baru Kakek Pelaku Pencurian Kelopak Mata dan Kulit Alis Jenazah, Selain Ilmu Kebal Juga untuk Pengobatan"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved