Polisi Tembak Polisi

Kesaksian Sekuriti Diminta Tutup Portal ke Arah Rumah Ferdy Sambo, 2 Kali 'Disogok' Sosok Misterius

Sang sekuriti mengaku menuruti permintaan orang tersebut, yakni menutup semua portal kompleks menuju rumah pribadi Ferdy Sambo.

Editor: khairunnisa
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Salah satu akses menuju rumah pribadi Irjen Pol Ferdy Sambo yang beralamat di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Kalibata, Jakarta Selatan, yang ditutup portal. Sekuriti kompleks mengaku diminta orang suruhan Ferdy Sambo untuk menutup akses ke rumahnya 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Teka-teki soal ditutupnya portal menuju ke arah rumah Ferdy Sambo akhirnya terbongkar.

Ternyata portal komplek tersebut 'sengaja' ditutup karena permintaan seseorang.

Fakta tersebut diungkap oleh petugas keamanan atau sekuriti di kompleks rumah pribadi Irjen Pol Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Jakarta Selatan.

Ia mengaku ’disogok’ alias dibayar untuk melakukan penutupan seluruh portal kompleks yang mengarah ke rumah mantan Kepala Divisi Provesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri itu.

Sekuriti kompleks berinisial S itu mengaku diperintah oleh seorang pria dengan bayaran untuk menutup portal kompleks tersebut.

Kendati demikian S tidak dapat menjelaskan secara detail identitas pria tersebut.

Baca juga: Diam-diam Bharada E Ditempatkan di Ruang Khusus Mako Brimob, Hari Ini Akan Diperiksa Komnas HAM

Ia hanya mengaku kerap melihat orang yang ’menyogoknya' tersebut berada di rumah pribadi Ferdy Sambo.

”Dia bilang ’Pokoknya jangan dibuka Pak, nanti saya kasih uang.’ Iya, waktu itu saya nurut,” kata S kepada awak media di sekitaran kompleks Jalan Saguling III, Duren Tiga, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2022).

S mengaku telah diberi uang dua kali oleh orang yang memerintahkannya untuk menutup portal tersebut.

Bayaran itu diterima S di antaranya saat penggeledahan yang dilakukan polisi di rumah Ferdy Sambo pada Selasa (9/8/2022) kemarin.

"Sama yang jaga itu (rumah Sambo). Belum seminggu lah. Pertama Senin, keduanya Selasa. Dua kali, pertama Rp 100 ribu, keduanya Rp 50 ribu. Untuk uang rokok katanya," kata dia.

Terungkap alasan anggota kepolisian dan Brimob bersenjata mengepung rumah Ferdy Sambo. Di sisi lain, Kapolri akan ditemani enam jenderal kala mengumumkan tersangka baru kasus Brigadir J hari ini, Selasa (9/8/2022)
Terungkap alasan anggota kepolisian dan Brimob bersenjata mengepung rumah Ferdy Sambo. Di sisi lain, Kapolri akan ditemani enam jenderal kala mengumumkan tersangka baru kasus Brigadir J hari ini, Selasa (9/8/2022) (Youtube channel Kompas tv)

S mengaku menuruti permintaan orang tersebut, yakni menutup semua portal kompleks menuju rumah pribadi Ferdy Sambo.

Namun akibatnya, ia kemudian malah mendapat keluhan dari warga kompleks yang lain.

Pasalnya, banyak warga yang kesulitan melewati wilayah tersebut.

"Banyak warga jadi susah buat lewat," tukas dia.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved