Polisi Tembak Polisi

Tabir Insiden di Magelang Terkuak, Istri Ferdy Sambo Puji Setinggi Langit Brigadir J : Luwes Banget

Sebelum diduga merancang pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo ternyata sempat memuji setinggi langit almarhum Brigadir J

Penulis: khairunnisa | Editor: Soewidia Henaldi
kolase Youtube
Fakta di balik insiden Magelang yang memicu ide pembunuhan berencana Ferdy Sambo terhadap Brigadir J semakin terbongkar. Ternyata sebelum diduga merencanakan pembunuhan, Putri Candrawathi sempat memuji setinggi langit Brigadir J 

Lantaran mendengar ancaman dari sang istri, Ferdy Sambo diduga gelap mata.

Ia lantas memutuskan untuk pulang duluan ke Jakarta seraya merencanakan pembunuhan.

Sementara di tanggal 4-7 Juli 2022, beberapa sebelum Brigadir J dihabisi pada 8 Juli 2022, Putri Candrawathi masih bersikap baik pada Brigadir J.

Hal tersebut dibuktikan dengan momen ketika Putri Candrawathi mengirimkan chat kepada adik Brigadir J.

Dalam chat tersebut, Putri Candrawathi memuji setinggi langit sosok Brigadir J yang saat itu mau menyetrika baju anak Ferdy Sambo.

Deolipa Yumara membongkar detik-detik Brigadir J ditembak oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo, juga ditawarkan uang Rp 1 M oleh Putri Candrawathi
Deolipa Yumara membongkar detik-detik Brigadir J ditembak oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo, juga ditawarkan uang Rp 1 M oleh Putri Candrawathi (kolase)

"Bapak emosi, pulang dia duluan, mempersiapkan pembunuhan. Sedangkan si ibu dan almarhum masih baik-baik saja. Si ibu memotret almarhum, dan mengirim ke adiknya (Brigadir J bilang) 'lihat nih abang kamu, rajin kali pun, luwes banget, multitalent, nyetrikain baju anaknya, bingung mau gaji berapa. Kamu lagi libur enggak dek ? kalau libur ikut ke Magelang'," kata Kamaruddin Simanjuntak.

Berkaca pada chat tersebut, Kamaruddin Simanjuntak pun menyangsikan jika Brigadir J melakukan pelecehan terhadap Putri Candrawathi.

Sebab sejatinya, hubungan Putri Candrawathi dan Brigadir J baik-baik saja.

"Artinya dari percakapan ibu Putri, dengan almarhum Yoshua maupun dengan adiknya sangat baik. Jadi tidak benar kehormatan ibu dilecehkan atau diancam, yang benar ada kehormatan bapak," imbuh Kamaruddin Simanjuntak.

Guna mengulik kasus tersebut, Kamaruddin Simanjuntak pun memberikan saran kepada polisi.

Yakni agar rekening seluruh anggota skuad lama yang terdiri dari ajudan Ferdy Sambo untuk diperiksa.

"Periksa semua rekening, daripada skuad, terkait dengan dugaan rekening taktif, termasuk rekening anak yang diduga sulit berbicara atau tidak bisa berbicara itu. Termasuk 4 rekening Brigadir J yang belum dibuka sampai hari ini. ATM, buku, laptopnya, masih dikuasai Ferdy Sambo," pinta Kamaruddin Simanjuntak.

Baca juga: Terkuak Putri Candrawathi Ada di Rumah Dinas Suami, Lakukan Ini saat Brigadir J Dihabisi Ferdy Sambo

Kronologi Peristiwa di Magelang

Sebelum Kamaruddin Simanjuntak mengurainya, mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara sempat menjelaskan detail peristiwa di Magelang yang menjadi pemicu kemarahan Ferdy Sambo kepada Brigadir J.

Deolipa Yumara mengurai detail momen saat Bharada E ditelepon Putri Candrawathi sambil menangis saat di Magelang.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved