Polisi Tembak Polisi

Adegan Sebelum Eksekusi Brigadir J Diatur Ferdy Sambo, Putri Diminta dalam Kamar, Bharada E : Siap!

Selain penulis skenario, Ferdy Sambo pun bertindak sebagai sutradara, hingga mengarahkan adegan para pemain, Putri dan Bharada E sebelum eksekusi

Tayang:
Penulis: Uyun | Editor: Tsaniyah Faidah
kolase TribunBogor
pembunuhan Brigadir J direncanakan dan disutradarai Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Bharada E diminta lakukan ini 

Peristiwa saat Ferdy Sambo dikawal patwal dan berhenti di depan rumah dinas ini terjadi sekira pukul 17.17-17.18 WIB.

Kepada Komnas HAM, Ferdy Sambo mengaku saat ia ada di depan rumah dinas itu, proses eksekusi terhadap Brigadir J belum dijalankan.

"Motor patwal mengarah ke Duren Tia, namun mundur kembali ke arah TKP pada pkl 17.17 - 17.18 Tapi akhirnya itu diakuinya bahwa sebetulnya itu adalah skenario yang dia buat.

Dia kembali itu, bagian dari skenario dan belum terjadi apa-apa," ungkapnya.

Almarhum Brigadir J (kiri), Bharada E, Brigadir RR dan Irjen Ferdy Sambo. Selain keberhasilan Timsus,sosok ini juga berjasa mengungkap tabir pembunuhan Brigadir J.
Almarhum Brigadir J (kiri), Bharada E, Brigadir RR dan Irjen Ferdy Sambo. Selain keberhasilan Timsus,sosok ini juga berjasa mengungkap tabir pembunuhan Brigadir J. (Kolase TribunnewsBogor.com)

Begitu tiba di rumah dinas, Ferdy Sambo mmerintahkan ajudannya untuk memanggil Brigadir J.

Saat eksekusi itu, Ferdy Sambo menyebut itu hanya sebagai hukuman.

"Setelah dia masuk ke rumah dinas itulah atau TKP itu, dia kemudian memanggil Yosua dan beberapa ADC yang tadi itu untuk kemudian melakukan katakanlah hukuman. Dalam bahasa dia ya, kepada Yosua," ungkapnya.

Kemudian, Ferdy Sambo memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J lebih dulu.

Baca juga: 20 Menit Mencekam Skenario Brigadir J Dibunuh, Bharada E Kaget Ada Putri Candrawathi di Ruang Ini

Sebagai anak buah, Bharada E pun hanya patuh dan siap melakukan perintah atasannya.

"Salah satunya jelas ada pengkondisian. Jadi disitu terlihata ada skenario. Mereka juga diingatkan nanti kalau ada pertanyaan ingat itu skenarionya, begitu.

Dan bahasa-bahasa itu dijawab ADC, iya oke akan kami lakukan dengan kata-kata 'siap komandan'

Dan ketika kami tanyakan kembali kepada mereka, memang katanya ami dikondisikan untuk mengakui sebagaimana skenario yang sudah disiapkan tadi," papar ketua Komnas HAM.

Putri Candrawathi berada di lokasi ini selama 7 hari ke depan. Ia tidak ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka.
Putri Candrawathi diminta tetap di kamar saat eksekusi Brigadir J berlangsung, lakukan adegan sesuai yang diskenariokan Ferdy Sambo (kolase)

Sementara itu, Putri Candrawathi rupanya diminta untuk tetap berada di dalam kamar saat eksekusi Brigadir J berlangsung.

"Mereka pergi ke rumah dinas, ibu PCnya masuk ke dalam kamar tidur itu, Jadi mereka melakukannya di ruang tamu," pungkas ketua Komnas HAM.

Baca juga: Sesaat Setelah Eksekusi Brigadir J, Putri dan Ferdy Sambo Tawarkan Uang ke Bharada E, RR dan KM

Rapat Mendadak 20 Menit Sebelum Eksekusi, Putri Candrawathi Ada

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved