Polisi Tembak Polisi

Penyidik Ciut saat Bharada E Bongkar Kasus Brigadir J, Peran Jenderal Anak Buah Ferdy Sambo Terkuak

Diduga gara-gara campur tangan Jenderal ini, para penyidik masuk tempat khusus dan merusak TKP pembunuhan Brigadir J, kini Bharada E membongkar semua

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
kolase TribunBogor
penyidik ketar-ketir saat Bharada E bongkar kasus Brigadir J, ada peran jenderal anak buah Ferdy Sambo 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Terkuak penyidik Polres Metro Jakarta Selatan katr-ketir saat Bharada E membongkar soal fakta sebenarnya kasus kematian Brigadir J yang ternyata adalah pembunuhan.

Ditambah lagi, Bharada E membongkar keterlibatan atasannya, yakni Ferdy Sambo dalam kasus Brigadir J.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap adanya peran besar seorang Jenderal anak buah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dalam rekayasa kasus Brigadir J.

Bahkan, Kapolri sebut anak buah eks Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto itu melempem di kasus ini.

Diduga gara-gara campur tangan Jenderal ini, Kombes Budhi Herdi Susianto dan anak buahnya masuk tempat khusus atas dugaan melakukan obstruction of justice.

Selain Kombes Budhi Herdi Susianto, lebih dari satu anak buahnya diduga tidak profesional dan melakukan penghalangan penyidikan di kasus Brigadir J ini.

Mereka adalah AKBP Ridwan Soplanit sebelumnya menjabat Kasat Reskrim dan AKP Rifaizal Samual, Kanit 1 Satreskrim. Terbaru menyusul Ipda Arsyad Daiva Gunawan, Kasubnit I Unit I Satreskrim.

Baca juga: Kejanggalan Kasus Brigadir J Dipreteli, Kapolri Sebut Curiga Sejak Peti Jenazah Dilarang Dibuka

Kombes Budhi Herdi Susianto dan tiga anak buahnya itu harus kehilangan jabatan. Kini mereka ditempatkan di Yanma Mabes Polri.

Kapolri bercerita, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan pada 9 Juli 2022 atau sehari setelah kematian Brigadir J, sudah meminta keterangan orang-orang dekat Ferdy Sambo.

Tiba pukul 11.00 WIB di Biro Divisi Pengamanan Internal Divisi Propam Polri, penyidik ingin membuat berita acara pemeriksaan dari Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Bripka RR atau Ricku Rizal dan Kuat Maruf, sipil yang sudah lama menjadi sopir keluarga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

sidik jari Ferdy Sambo di TKP pembunuhan terungkap, Bharada E ungkap aksi keji bos pegang pistol
Bharada E bongkar kasus Brigadir J, penyidik ketar-ketir, terkuak ada peran jenderal anak buah Sambo (kolase TribunBogor)

Tiga orang di atas adalah saksi di TKP penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat 8 Juli 2022.

"Namun, penyidik mendapatkan intervensi dari personel Biro Paminal di Propam Polri,” ungkap Kapolri dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Rabu (24/8/2022).

Kapolri melanjutkan, "Penyidik hanya diizinkan mengubah format berita acara interograsi yang dilakukan oleh Biro Paminal Divisi Propam menjadi berita acara pemeriksaan.”

Beberapa jam kemudian, Divisi Propam Polri menggiring penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dan para saksi merekonstruksi di TKP rumah dinas.

Baca juga: Akui Salah karena Libatkan Bharada E, Ferdy Sambo Minta Ajudannya Dibebaskan: Saya Tanggung Jawab

Sebelum itu Ferdy Sambo sudah menyusun skenario bahwa kematian Brigadir J setelah terlibat tembak-menembak dengan Bharada E. Setelah Brigadir J melecehkan Putri Candrawathi.

Ferdy Sambo sudah membriefing Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf harus mengatakan apa jika ada penyidik menanyakan soal kematian Brigadir J.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved