Bubar Usai Rusak Gerbang Gedung DPRD, Mahasiswa di Bogor Balik Lagi untuk Minta Maaf

Kedatangan mereka ini sekitar pukul 18.00 WIB, untuk menyampaikan permohonan maaf atas aksi yang dilakukan saat unjuk rasa.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Perwakilan PMII yang lakukan aksi perobohan pagar Gedung DPRD Kota Bogor saat datangi kembali Gedung DPRD Kota Bogor untuk memohon maaf, Jumat (9/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Perwakilan massa aksi yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII) Komisariat Universitas Pakuan Bogor dan IPB University kembali mendatangi Gedung DPRD Kota Bogor.

Kedatangan mereka ini sekitar pukul 18.00 WIB, untuk menyampaikan permohonan maaf atas aksi yang dilakukan saat unjuk rasa.

Dimana, seperti yang diketahui, massa aksi yang tergabung dalam PMII ini, merusak dan merobohkan pagar Gedung DPRD Kota Bogor saat aksi tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Aksi perobohan pagar DPRD ini merupakan bentuk kekecewaan karena anggota DPRD Kota Bogor tidak hadir saat audiensi berlangsung.

Massa aksi kecewa lantaran yang menerima audiensi hanya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Selain menyampaikan permohonan maaf, rencananya massa aksi ini akan langsung memperbaiki pagar DPRD yang roboh.

Namun, hingga pukul 18.15 WIB, pagar yang roboh ini masih belum dibetulkan kembali.

"Saya mewakili sahabat saya di PMII menyampaikan permohonan maaf terkait kejadinya perobohan gerbang. Memang itu atas bentuk kekecewaan kami tidak hadirnya perwakilan DPRD saat audiensi di dalam," kata Fadhil saat kembali di Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat.

Massa aksi yang tergabung dalam PMII Komisariat IPB dan Unpak yang robohkan pagar DPRD Kota Bogor, Jumat (9/9/2022).
Massa aksi yang tergabung dalam PMII Komisariat IPB dan Unpak yang robohkan pagar DPRD Kota Bogor, Jumat (9/9/2022). (TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat)

Namun, tegas Fadhil, terlepas dari aksi kekecewaanya dengan merobohkan pagar ini, pihaknya meminta maaf yang sebesar-besarnya.

Halaman
12
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved