Polisi Tembak Polisi

Bongkar Pengakuan Bripka RR Akan Selamatkan Brigadir J di Rest Area, Terkuak Begini Alasannya

Kuasa hukum Bripka Rr bongkar pengakuan kliennya saat ingin menyelamatkan Brigadir J dengan menurunkannya di rest area

Editor: Siti Fauziah Alpitasari
kolase Instagram
Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR menceritakan momen diperiksa pakai lie detector. Selama 2 jam Bripka RR ditempatkan di ruangan khusus dan ditanyai soal kasus pembunuhan Brigadir J 

"Pasal yang menjerat Bripka RR adalah 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP, Junto pasal 55 KUHP, junto pasal 56 KUHP," tutur Zena Dinda Defega.

Putus asa

Bripka RR putus asa. Ia sadar kariernya sebagai anggota kepolisian tak bisa dipertahankan mengingat kasus yang menjeratnya tidak main-main.

"Ada rasa putus asa tidak bisa berkarier lagi di Kepolisian Republik Indonesia. Beliau hanya pasrah,  berharap perkara beliau berrjalan dengan baik," ucap Zena.

Zena menambahkan bahwa penyesalan juga sempat menghantui perasaan Bripka RR.

Sebab, kliennya itu sempat mengikuti skenario dan tidak terbuka secara terang benderang mengenai pembunuhan Brigadir J.

Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR membongkar fakta di balik kemesraan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo saat rekonstruksi. Seperti diketahui, momen mesra Putri Candrawathi peluk Ferdy Sambo di rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J sempat jadi sorotan hingga menuai komentar banyak pihak
Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR membongkar fakta di balik kemesraan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo saat rekonstruksi. Seperti diketahui, momen mesra Putri Candrawathi peluk Ferdy Sambo di rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J sempat jadi sorotan hingga menuai komentar banyak pihak (kolase Youtube)

"Tapi setelah bertemu keluarganya beliau tersentuh hatinya, jadi beliau jujur secara terang benderang atas apa yang terjadi," terangnya.

Apalagi Bripka RR punya anak. Ayahnya juga seorang polisi. Itulah yang mendasari Bripka RR berubah haluan dan menyampaikan keterangan yang diketahuinya di Magelang dan Duren Tiga.

Baca juga: Fakta di Balik Kemesraan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Dibongkar Bripka RR, Ternyata Cuma Akting

Pengakuan Bripka RR

Bripka RR mengaku tidak melihat adanya peristiwa tembak menembak antara Baradha E dengan Brigadir Yosua di rumah dinas Ferdy Sambo yang kala itu Kadiv Propam Polri.

"Sebenarnya yang terjadi itu adalah ketika Yosua masuk, itu RR masih ada di luar, karena sedang membuka sepatunya," kata Zena.

Baca juga: Pengacara Ungkap Soal Tugas Khusus untuk Bripka RR dari Ferdy Sambo dan Teka-teki Uang Rp 500 Juta

"Tapi ketika RR masuk, terjadilah penembakan. Yang dilihat RR adalah Bharada E yang menembak Brigadir J."

"Setelah itu ada HT yang berbunyi, mungkin itu panggilan dari Romer ajudannya yang ada di luar posisinya. Mungkin karena mendengar suara tembakan tesebut, ajudan Romer menanyakan ada apa. "

"Makanya Bripka RR berpindah ke arah dapur untuk keluar menemui ajudan Romer, tapi tidak menemui. Ajudan romer tidak menghampiri Bripka RR."

Baca juga: Lawan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Bripka RR dan Bharada E Kekeuh Dijanjikan Uang

"Sehingga Bripka RR kembali lagi ke ruangan tersebut, di situ Bripka RR melihat saudara FS melakukan penembakan ke arah dinding. 

Ia menegaskan kliennya tidak melihat FS menembak ke arah Brigadir J karena saat itu sedang berada keluar hendak menemui Romer.

Sumber : Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved