Pergeseran Tanah di Bogor

Detik-Detik Warga Kampung Curug Berlarian Dikejar Retakan Tanah, Panik Akses Jalan Hancur

Peristiwa pergeseran tanah menghancurkan perkampungan di Kampung Curug dan Kampung Gunung Batu, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pergeseran tanah menghancurkan perkampungan di Kampung Curug, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewaBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKANMADANG - Peristiwa pergeseran tanah menghancurkan perkampungan di Kampung Curug dan Kampung Gunung Batu, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Menurut data BPBD, sedikitnya ada 177 bangunan rumah warga terdampak kerusakan akibat adanya kejadian ini.

Salah satu warga Kampung Curug, Syarif (30) menceritakan bahwa awalnya pada Rabu (14/9/2022) sekitar pukul 08.00 WIB para warga sedang kerja bakti.

Warga menemukan adanya sejumlah keretakan jalan beton di Jalan Kampung Curug kemudian warga menambalnya menggunakan semen.

"Pada hari Rabu kita lagi kerja bakti, jam 08.00 WIB tambal-tambal jalan," kata Syarif kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: Pergeseran Tanah Melanda Babakanmadang Bogor, 12 Rumah Rusak, 3 Orang Pergi ke Tanah Suci

Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB, warga mulai merasa curiga dan waspada karena menduga keretakan beton jalan tersebut seperti perlahan melebar.

Kemudian sekitar pukul 10.00 WIB, tak ada hujan tak ada angin, warga mendadak dilanda kepanikan.

"Tiba-tiba dengar suara pecahan jalan (beton) ini, duar gitu, kayak petasan gitu. Kisaran jam 10.00 WIB," kata Syarif.

Saat kejadian tersebut, kata Syarif, cuaca cerah dan sama sekali tidak turun hujan.

Kampung bernama Kampung Curug, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor porak poranda imbas pergeseran tanah, Jumat (16/9/2022).
Kampung bernama Kampung Curug, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor porak poranda imbas pergeseran tanah, Jumat (16/9/2022). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Namun beberapa hari sebelum kejadian itu memang kampungnya sempat diguyur hujan deras pada hari Sabtu dan Minggu.

Pasca mendengar suara keras dari retakan beton jalan, warga panik berlarian meninggalkan rumah masing-masing dan menjauhi Jalan Kampung Curug menuju ke Jalan Raya Bojongkoneng.

Baca juga: Ngeri ! Ini Penampakan Kampung di Bogor yang Porak Poranda Imbas Pergeseran Tanah

"Pada panik semua, pada lari, lari ke jalan gede atas sana," kata Syarif.

Warga mulai ramai-ramai berlarian mengevakuasi diri mereka sekitar pukul 11.00 WIB.

Hal itu terjadi setelah para warga menyadari bahwa pergeseran tanah itu terus menerus terjadi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved