Info BPJS Kesehatan

Cukup Pakai Smartphone, Peserta JKN Tidak Perlu Antre Manfaatkan Layanan Pandawa

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi jaminan yang wajib dimiliki seluruh masyarakat sebagai perlindungan kesehatan.

istimewa/Jamkesnews
Yongki Drajat (46) seorang wiraswasta yang bekerja di salah satu radio Kabupaten Bogor memanfaatkan layanan Pandawa BPJS Kesehatan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Program JKN-KIS hadir sebagai solusi jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Di tengah tingginya kebutuhan ekonomi, Program Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN) menjadi jaminan yang wajib dimiliki seluruh masyarakat sebagai perlindungan kesehatan.

Hal tersebut diakui oleh Yongki Drajat (46) seorang wiraswasta yang bekerja di salah satu radio Kabupaten Bogor.

"Sebelumnya bekerja di pusat perbelanjaan dan jaminan kesehatan saya serta keluarga ditanggung kantor, karena sekarang sudah pindah kantor jadi saya mengurus sendiri jaminan kesehatan saya. Pengalihan segmen kepesertaan melalui aplikasi Whatsapp saya manfaatkan dan menurut saya sangat memudahkan peserta sehingga tidak perlu datang antre ke kantor cabang untuk mengurus administrasi. Menjadi peserta JKN menjadi hal yang wajib dimiliki untuk saya apa lagi di tengah pandemi seperti sekarang," ujar Yongki Drajat, Kamis (7/7/2022) lalu.

Terinformasi adanya Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA), Yongki langsung mendaftarkan dirinya dan keluarga untuk beralih ke segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau disebut juga mandiri.

Hanya dengan menggunakan smartphone peserta dapat mengurus administrasi pengalihan segmen kepesertaan tanpa perlu antre.

Ia merasa terbantu dengan adanya layanan Pandawa karena bisa mendapatkan layanan yang tidak tersedia di menu aplikasi Mobile JKN.

"Selain aplikasi Mobile JKN yang selama ini sudah saya gunakan untuk melakukan perubahan fasilitas kesehatan, saya baru terinformasi layanan Pandawa yang memudahkan. Inovasi-inovasi yang dimiliki BPJS Kesehatan tentunya sangat memudahkan peserta dan harapannya didukung dengan sistem yang sudah siap. Walau pun harus menunggu untuk proses validasi data dan tidak bisa selesai terproses saat ini juga tapi saya tetap manfaatkan layanan ini karena mengingat pentingnya terdaftar sebagai peserta JKN,” ujarnya.

Seorang kepala keluarga yang memiliki dua orang anak ini mengaku selama menjadi peserta JKN tidak pernah menggunakan pelayanan kesehatan dengan jaminan Program JKN, namun ia menyadari pentingnya terlindung oleh jaminan kesehatan.

Ia memastikan keluarganya sudah terlindung jaminan dari Program JKN karena sakit tidak ada yang tahu terlebih ia memiliki dua anak yang masih kecil dan rentan dengan penyakit.

Ia berharap masyarakat menyadari pentingnya Program JKN dengan kemudahan pengurusan administrasi yang ditawarkan.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved