Tawuran Antar Kampung

Peran 6 Tersangka Tawuran di Kota Bogor, dari Pelaku Utama hingga Eksekutor

Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, keenam tersangka ini memiliki peran-peran berbeda, mulai dari pembawa sajam hingga pelaku utama

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Polisi amankan pelaku tawuran antara remaja di Jalan Roda, Kelurahan Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sebanyak 6 orang pemuda ditetapkan sebagai tersangka atas kejadian tawuran antar kelompok akamsi (anak kampung sini) di Jalan Roda, Kelurahan Babakanpasar, Kota Bogor yang menewaskan 1 orang berinisial F (18).

Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, keenam tersangka ini memiliki peran-peran berbeda.

"Yang pertama Saudara FG (19). FG ini adalah orang yang berhadapan langsung dengan korban dan yang melakukan tindakan penganiayaan menggunakan senjata tajam sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," kata AKBP Ferdy Irawan kepada wartawan, Minggu (18/9/2022).

Tersangka FG juga mengalami luka di bagian telinganya pasca tawuran tersebut.

Kemudian pelaku MDB (14) dan IS (13) perannya membantu FG atau turut serta melakukan atau pengeroyokan.

Kemudian tersangka lainnya adalah Saudara RH (18) yang memiliki peran mengajak atau mengirimkan undangan untuk melakukan kegiatan tawuran menggunakan akun IG Athopink Reborn ke lawannya, Parung Destroyers.

Baca juga: Dendam Lama Jadi Motif, Ini Kronologi Tawuran Antar Kampung yang Tewaskan 1 Orang di Kota Bogor

"Yang menyembunyikan senjata tajam yang digunakan untuk kegiatan tawuran di rumahnya ini ada 2 orang dan juga statusnya masih di bawah umur, yaitu MM (16) dan IF (18)," kata  AKBP Ferdy Irawan.

Keenam tersangka ini adalah diantara dari total 18 orang remaja yang diamankan Polisi, namun remaja lainnya tetapkan sebagai saksi.

Barang bukti yang digunakan pelaku tawuran antar pemuda kampung di Jalan Roda, Kelurahan Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Barang bukti yang digunakan pelaku tawuran antar pemuda kampung di Jalan Roda, Kelurahan Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto mengatakan, motif tawuran dipicu dendam lama antar dua kelompok tersebut.

"Mereka sudah ada dendam diantara kedua belah pihak ini. (Kelompok) Mereka menyebutnya akamsi, anak kampung sini, bilangnya seperti itu," ungkap Kompol Dhoni Erwanto.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved