Sadis! 2 Wartawan Lokal Diculik dan Dianiaya Oknum ASN, Korban Diancam hingga Dipaksa Teguk Air Seni

Dua orang wartawan media lokal dipaksa teguk air seni oleh oknum ASN Karawang hingga dapat ancaman mengerikan.

Penulis: Siti Fauziah Alpitasari | Editor: Damanhuri
TribunJateng
Dua sosok wartawan media lokal di Karawang diduga menjadi korban penganiayaan oknum ASN dan pejabat Karawang 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dua orang wartawan media lokal Karawang diduga menjadi korban penculikan dan penganiayaan oknum pejabat Karawang, Jawa Barat.

Ya, dua orang korban diketahui bernama Gusti Sevta Gumilar dan Zaenal Mustofa.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari YouTube tvOneNews pada Rabu (21/9/2022), salah satu korban bernama Gusti tampak menceritakan kronologi kejadian yang menimpa dirinya dan juga rekannya Zenal.

Dalam tayangan tersebut, Gusti tampak berusaha menceritakan kronologi yang menimpanya namun mendadak dirinya terdiam tak kuasa jika harus mengingat kembali.

Berdasarkan informasi, kasus penculikan yang dialami dua orang wartawan lokal itu bermula dari acara launching club sepak bola Persika Karawang di Stadion Singaperbangsa pada Sabtu (17/9/2022).

Baca juga: Terbukti Intimidasi Wartawan, Sopir Ferdy Sambo Dihukum Demosi Setahun dan Ditahan Selama 20 Hari

Saat acara berlangsung diketahui korban mengunggah kritik mengenai acara tersebut di media sosial.

Menurut Gusti, dirinya hanya menyorot Persika yang dimana harus ada yang diluruskan terkait launching tersebut.

"Saya hanya menulis status di akun Facebook berisi kritikan terhadap salah satu organisasi sepak bola di Karawang," kata Gusti.

"Saya malah dianggap melakukan provokasi," sambungnya.

Karena hal itulah Gusti dan rekannya diduga menjadi korban penculikan dan penganiayaan lantaran dinilai mengusik sejumlah ASN dan Kepala Dinas.

Kronologi

Kronologi penculikan tersebut berawal ketika Gusti diminta untuk bertemu dengan oknum ASN dan pejabat Karawang di ruang sekretariat AFK.

Intimidasi itu diketahui dilakukan sejak pukul 00.00 WIB hingga menjelang pagi.

"Jam 12 malam itu saya udah gak diapa-apain, tiba-tiba saya udah di ruangan, ruangan tertutup gak boleh ada orang masuk selain orang-orang dia, komunikasi juga terbatas," kata Gusti.

Baca juga: Terkuak Peran Bharada Sadam, Sopir Ferdy Sambo Terseret Kasus Brigadir J, Sempat Intimidasi Wartawan

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved