Polisi Tembak Polisi

Jelang Persidangan, Tim Ferdy Sambo Lakukan Persiapan Matang Libatkan Profesor, Ini Kata Kamaruddin

Menjelang persidangan yang sebentar lagi akan terlaksana, tim Ferdy Sambo juga telah mempelajari kasus tersebut dan melakukan berbagai persiapan

Penulis: khairunnisa | Editor: Vivi Febrianti
kolase Youtube
Jelang persidangan perkara Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J, tim pengacaranya melakukan sederet persiapan hingga melibatkan profesor. Ini kata dan respon Kamaruddin Simanjuntak, pengacara Brigadir J 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Jelang persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat ( Brigadir J), tim pengacara tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi melakukan berbagai persiapan.

Terlebih kini Ferdy Sambo menambah pasukannya guna membelanya di pengadilan.

Ferdy Sambo menggaet dua pengacara baru yakni Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang.

Ditunjuk jadi kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, dua mantan pegawai KPK itu segera bertindak.

Dalam konferensi pers yang dilakukan bersama tim Arman Hanis, pengacara Ferdy Sambo yang lainnya, Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang blak-blakan.

Baca juga: 3 Bulan Kasus Brigadir J Berlalu, Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi : Kami Akan Akui di Persidangan

Rupanya mereka tengah melakukan berbagai persiapan matang guna menghadapi Kamaruddin Simanjuntak selaku kuasa hukum Brigadir J di pengadilan.

"Kasus ini memang menjadi sorotan publik dan jadi tantangan besar untuk kami untuk mengungkap hal yang benar," kata Rasamala Aritonang dilansir TribunnewsBogor.com dari konferensi pers di kanal Kompas TV, Rabu (28/9/2022).

Diungkap Rasamala Aritonang, proses penyidikan perkara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam kasus Brigadir J memang harus dilakukan secara mendalam.

Sebab pasal dan ancaman hukuman kasus tersebut tak main-main.

Seperti diketahui, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan dua tersangka lainnya yakni Bripka Ricky Rizal serta Kuat Maruf dijerat pasal pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal hukuman mati.

Adegan rekonstruksi menurut penjelasan Ferdy Sambo. Posisi sang tersangka pembunuhan berencana Brigadir J yakni Ferdy Sambo berada di sebelah kanan Bharada E.
Adegan rekonstruksi menurut penjelasan Ferdy Sambo. Posisi sang tersangka pembunuhan berencana Brigadir J yakni Ferdy Sambo berada di sebelah kanan Bharada E. (Youtube channel Polri TV)

"Karena ancaman hukumannya cukup serius, maka perlu melakukan pemeriksaan dengan hati-hati. Ini perkara sudah P21, di pengadilan lah nanti akan dilakukan pembuktian. Kuasa hukum akan menyampaikan pembelaannya. Kita serahkan pada proses peradilan," ungkap Rasamala Aritonang.

Karenanya terkait dengan hal tersebut, tim kuasa hukum Ferdy Sambo meminta agar publik memberikan kesempatan agar kliennya mengurai pembelaan.

"Beri kesempatan untuk Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dan tersangka lain untuk melakukan pembelaan, apapun situasinya sebagai terdakwa," ujar Rasamala Aritonang.

Persiapan Matang

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved