Usai Cekcok Mulut, Suami Tega Aniaya Istri hingga Lakukan Hal Keji, Aksinya Berakhir di Jeruji Besi

Seorang suami tega aniaya hingga lakukan hal keji kepada istri usai cekcok adu mulut, pelaku terancam tidur di jeruji besi.

Tribun Bali/Prima
Ilustrasi kekerasan fisik yang dilakukan seorang pria pada wanita. Seorang suami tega menganiaya Istri usai terlibat dalam cekcok mulut di Aceh pada Selasa (27/9/2022). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang wanita muda ditemukan tak sadarkan diri usai dianiaya oleh suaminya.

Diketahui wanita muda tersebut berinisial SM (26) yang merupakan istri dari pelaku penganiayaan suaminya sendiri HS (28).

Sekedar informasi, keduanya merupakan warga Kampung Nosar Tawar Jaya, Kecamatan Bener Kelipah, Bener Meriah Aceh.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribunnews.com, pelaku tega menjambak rambut korban sampai korban jatuh, lalu dicekik leher korban sambil membenturkan kepala korban ke lantai rumah.

Tak berhenti di situ, HS kemudian menginjak bagian dada dan perut korban sehingga tidak menyadarkan diri

Aksi penganiayaan ini berbuntut laporan ke polisi.

Baca juga: Sosok Ibu yang Aniaya Anaknya di Jonggol Diungkap Warga: Sayang Tapi Dipukulin

Diketahui kedua sempat terlibat cekcok mulut sebelum terjadi tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut.

Pihak Polres Bener Meriah masih mendalami kasus tersebut.

Pelaku telah ditahan di sel Mapolres setempat.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Indra Novianto SIK mengatakan, tindak pidana itu terjadi bermula dari cekcok mulut antara pelaku dengan korban di rumah mereka, di Kampung Nosar Tawar Jaya, Kecamatan Bener Kelipah, Bener Meriah.

Kasus itu terjadi pada Selasa (27/9/2022) sekitar pukul 15.00 WIB. 

"KDRT itu terjadi bermula dari cekcok mulut antara pelaku dengan korban," sebut Indra, Selasa (27/9/2022).

Akibatnya korban mengalami luka memar di bagian leher serta sakit di bagian kepala dan akhirnya korban melapor ke Polres Bener Meriah untuk diproses hukum.

Kemudian petugas menindaklanjuti laporan korban dengan melakukan visum et repertum dan hasil visum tersebut kini menjadi barang bukti.

Dalam kasus ini, kata kapolres, petugas Polres Bener Meriah sudah memeriksa dua orang saksi, masing-masing JS (36), dan MYIH (28).

Baca juga: Mengejutkan, Polisi Ciduk 2 Pelaku Keji Aniaya Santri Gontor hingga Meninggal, Terkuak Ini Sosoknya

Setelah itu, petugas melakukan gelar perkara dan didapati 2 alat bukti permulaan, sehingga pelaku dapat ditetapkan sebagai tersangka.

"Kini tersangka dan barang bukti masih diamankan di Polres Bener Meriah dalam rangka menjalani proses hukum lebih lanjut," pungkas Indra Novianto.

Sumber : Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved