Baik dalam Penerapan KTR, Kemenkes Pilih Kota Bogor Jadi Pilot Project Dashboard KTR

Kota Bogor dipilih sebagai pilot project karena dianggap sudah baik dalam penerapan KTR, baik dari sisi regulasi ataupun konsistensi pengawasannya.

Editor: Mohamad Rizki
Istimewa/Pemkot Bogor
Bima Arya didampingi berbagai dinas terkait di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bogor di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (4/10/2022). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) memilih Kota Bogor sebagai pilot project atau proyek perubahan penerapan Dashboard Pemantauan KTR)'>Kawasan Tanpa Rokok ( KTR).

Kota Bogor dipilih sebagai pilot project karena dianggap sudah baik dalam penerapan KTR, baik dari sisi regulasi ataupun konsistensi pengawasannya.

Hal itu disampaikan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Ditjen P2P, Kemenkes, Eva Susanti saat audiensi dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi berbagai dinas terkait di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bogor di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (4/10/2022).

"Di Kota Bogor ini sudah baik (penerapan KTR). Makanya kita menjadikan Kota Bogor itu sebagai pilot project sebagai dashboard itu secara nasional," katanya.

Eva melanjutkan, secara nasional Kota Bogor sudah bisa melakukan 9 tatanan dalam aspek melakukan pengawasan terhadap penerapan KTR dengan hasil sangat baik.

Dari 9 kabupaten/kota di Indonesia yang dipilih untuk menerapkan dasboard ini, Kota Bogor merupakan kota pertama. Karena kata Eva, Kota Bogor bisa menjadi percontohan kota-kota lain dari sisi regulasi ataupun pengawasannya.

"Sehingga dengan dipilihnya beberapa kota secara nasional ini akan dijadikan contoh untuk bisa melakukan monitoring terpadu penerapan KTR," katanya.

Dengan sistem dashboard terpadu ini penerapan KTR dan pengawasannya bisa dilakukan pemantauan secara nasional oleh pemerintah pusat kepada setiap provinsi, pemerintah provinsi kepada setiap kabupaten/kota dan oleh pemerintah kabupaten/kota kepada wilayah kecamatan.

Dengan dasboard ini juga setiap kota nantinya akan melakukan input data penerapan KTR dari sisi regulasi, penerapan, pengawasan dan sebagainya sehingga bisa mencapai penilaian kepatuhan terhadap wilayah KTR.

Ke depan 9 kota yang akan menjadi pilot project dengan Kota Bogor yang pertama ini akan menjadi kota percontohan dalam implementasi KTR yang baik.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan dari sisi regulasi Kota Bogor sudah memiliki peraturan daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok.

Perda KTR di Kota Bogor sudah ada sejak tahun 2009 yang kemudian diperbarui pada tahun 2018 Perda Kota Bogor Nomor 10 Tahun 2018 perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2009 Tentang Kawasan Tanpa Rokok.

"Kota Bogor memiliki pondasi yang cukup kuat untuk persoalan KTR, jadi pertama itu regulasi yang mendasari semua dan kita selalu update," ujarnya.

Pembaharuan tersebut dilakukan untuk terus melakukan updating data kondisi dan situasi terbaru, baik dari sisi kampanye dan promosi ataupun produk rokok.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved