Breaking News

IPB University

Dua Varietas Unggul Baru Kentang IPB University, Kandungan Gula Lebih Rendah

Varietas IPB CP1 atau biasa disebut Sipiwan di kalangan petani merupakan kentang yang ditujukan untuk kebutuhan industri keripik.

Tayang:
Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Untuk mencukupi kebutuhan benih kentang berkualitas, Tim Peneliti dari Biotec Center, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University dan Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) telah merakit dua varietas unggul baru, yakni IPB CP1 dan CP3. Tim Peneliti diketuai Prof Suharsono dengan anggota Prof GA Wattimena, Nia Dahniar, SP; dan Diky Indrawibawa, SP. 

“Kentang Sipitri telah ditanam di Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Garut, Banjar Negara, Temanggung, Magelang dan Lombok Timur, walaupun skalanya masih terbatas untuk setiap kabupaten. Umbi Sipitri sudah diolah menjadi keripik kentang oleh UKM di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, NTB dan Dieng Kabupaten Banjarnegara,” imbuhnya.

Selain itu, Kentang Sipitri dinyatakan oleh BIC sebagai salah satu dari 113 Inovasi Indonesia paling prospektif tahun 2021. IPB CP3 telah terdaftar sebagai varietas hasil pemuliaan di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian (PPVTPP) dengan Nomor 802/PVHP/2019 tanggal 30 Oktober 2019.

IPB CP3 juga telah mendapatkan Hak Perlindungan Varietas Tanaman Sementera dengan surat nomor 439/PV.110/A.9/04/2022 tertanggal 4 April 2022.

Dua varietas ini diperkenalkan saat berlangsung Launching Hasil Penelitian Unggulan IPB Batch 8 yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University di Kampus Dramaga, Bogor, Selasa 4/10.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved