Gengster Bogor Ditangkap

Waspada, Ini Cara Gerombolan Gengster di Bogor Menyasar dan Menyerang Warga

Wakapolres Bogor Kompol Wisnu Perdana Putra menjelaskan bahwa berandalan bermotor atau gengster yang ditangkap Polres Bogor memiliki ciri.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Polisi tangkap para berandalan bermotor atau geng motor atau gengster yang melakukan penyerangan warga Ciseeng, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Wakapolres Bogor Kompol Wisnu Perdana Putra menjelaskan bahwa berandalan bermotor atau gengster yang ditangkap Polres Bogor baru-baru ini memiliki motif mencari identitas dalam penyerangan terhadap warga yang mereka lakukan.

Para pelaku ini juga nekat melakukan penyerangan karena memiliki motif mendapat tantangan dari rekannya yang lain di kelompok mereka sebagai geng motor.

"Ini adalah suatu hal yang kalau kami rasa sangat tidak terpuji memang. Karena perbuatan mereka ini merugikan banyak orang," kata Kompol Wisnu Perdana Putra, Rabu (5/10/2022).

Dalam mencari mangsanya, para pelaku ini diawali dengan konvoi di jalan sambil membawa senjata tajam celurit dan golok seperti dalam video yang viral beberapa waktu lalu yang dilakukan para pelaku saat malam hari.

Kemudian mereka menyasar korban yang dianggap mudah untuk diserang.

"Dari keterangan korban yang sekarang ini dan keterangan pelaku, mereka hanya menyasar korban yang sekiranya memudahkan mereka," kata Kompol Wisnu.

Jadi, kata dia, ketika posisi para pelaku berandalan bermotor ini sedang berjalan atau konvoi, kemudian didapati atau bertemu saat berpapasan dengan korban itulah terjadi penyerangan.

"Jadi memang tidak disasar atau ditarget, tidak. Tapi menyasar ke orang-orang atau sembarang. Nah ini yang berbahaya bagi kita semua," ujarnya.

Kelompok-kelompok berandalan bermotor atau gengster ini, kata Wisnu, kini menjadi fenomena tersendiri karena bermunculan geng- geng motor baru yang dalam tahap mencari idenitas atau jati diri.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak lima orang pelajar berandalan bermotor atau geng motor di Bogor ditangkap Polisi setelah menimbulkan keresahan bahkan menyerang warga menggunakan senjata tajam di Ciseeng.

Kelima pelaku ini adalah MF (18), A (18), RDA (18), MFI (18) dan MFF (17).

"Lima laki-laki ini yang diduga adalah berandalan bermotor atau geng motor yang videonya sempat viral beberapa waktu lalu yang menjuluki diri mereka Tanjakan Crew," kata Kompol Wisnu Perdana Putra.

Atas ulah mereka, seorang remaja berinisial G (17) di Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor luka-luka setelah diserang pada 26 September 2022 malam.

Pelaku diamankan setelah Polsek Parung melakukan pengembangan terhadap viral mereka saat melakukan konvoi.

Atas penangkapan ini, beberapa sepeda motor, senjata tajam dan juga ponsel berhasil disita sebagai barang bukti.

"Terhadap lima orang yang diamankan tersebut dikenakan pasal 170 dengan ancaman 7 tahun pidana kurungan penjara," ungkap Kompol Wisnu Perdana Putra.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved