Berbuntut Panjang, Ganjar Pranowo Bakal Dipanggil PDIP, Diminta Klarifikasi soal Kesiapan Nyapres
Ganjar Pranowo belum mendapat restu dari Megawati untuk maju sebagai capres. Oleh karena itu, ia akan dipanggil PDIP untuk klarifikasi pernyataannya.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ganjar Pranowo sejak lama digadang-gadang menjadi kandidat calon presiden 2024.
Namanya kerap menduduki puncak elektabilitas survei capres dengan kisaran elektabilitas 20 persen.
Meski dianggap punya modal besar, Ganjar sebelumnya tak pernah menyatakan siap maju sebagai capres.
Berulang kali dia menyebutkan akan tunduk pada keputusan partai.
Namun, belum lama ini, Ganjar menyatakan siap maju sebagai capres.
Untuk pertama kalinya, dia mengaku bersedia menjadi calon RI-1 jika partainya berkenan mengusung.
"Kalau untuk bangsa dan negara, apa sih yang kita tidak siap,” kata Ganjar dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube BeritaSatu, Selasa (18/10/2022).
"Ketika partai kemudian sudah membahas secara keseluruhan dan dia akan mencari anak-anak bangsa yang menurut mereka terbaik, menurut saya, semua orang mesti siap soal itu," tuturnya.
Kendati demikian, Ganjar mengatakan, dirinya menghormati etika politik di internal PDI-P.
Bahwa partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu kini tengah membangun relasi dengan sejumlah partai politik untuk pemilu.
Namun, Ganjar juga bilang, ihwal survei seharusnya tak diabaikan dalam mempertimbangkan nama capres cawapres.
Menurutnya, survei menjadi bagian dari suara rakyat.
"Tentu terkait dengan realitas yang ada di survei dan kemudian semua orang memperbincangkan. Kan suara rakyat juga tidak boleh diabaikan," ucap Ganjar.
Pernyataan Ganjar itu awalnya tak dipersoalkan oleh PDI-P.
Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto bahkan seakan "membela" Gubernur Jawa Tengah itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ganjar-pranowo-kelakar-soal-masa-depan-usai-lengser-dari-gubernur-megawati-ingatkan-ini.jpg)