Gempa Bumi Cianjur

Tim SAR Gabungan Kesulitan Mengevakuasi Korban Longsor Cianjur, Ini Faktornya

Penemuan pertama, kata Dedi, terjadi sekira pukul 08.00 WIB berjenis kelamin laki-laki di Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang. Korban ditemukan di

Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Suasana di dekat warung sate Shinta pada Sabtu (26/11/2022). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Evakuasi korban bencana gempa bumi Cianjur, Jawa Barat, alami kesulitan.

Hal tersebut diungkapkan oleh aparat kepolisian.

Kesulitannya ini dikarenakan faktor alam, yang di mana cuaca sering kali berubah-ubah.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo evakuasi masih terus dilakukan meski hujan rintik sejak Sabtu (26/11/2022) pagi.

Tim gabungan terdiri dari K9 Polri, Basarnas, dan TNI berhasil mengevakuasi korban hilang yang tertimbun tanah usai gempa.

Kali ini, tim menemukan lima jenazah di wilayah Kecamatan Cugenang. Medan yang cukup menantang mesti dilewati tim guna mengevakuasi korban.

Baca juga: Hari Ini 8 Korban Longsor Cianjur Dievakuasi, 14 Jiwa Masih Belum Ditemukan, Ini Kata BNPB

Selain karena gundukan tanah licin akibat hujan turun rintik-rintik sejak pagi, area pemukiman yang tidak luas juga harus dilewati.

“Jadi karena cuaca hari ini di Cianjur sudah hujan rintik-rintik sejak pagi, medan pencariannya sangat perlu kehati-hatian karena licin," ujar dia, dalam keterangannya, Sabtu.

"Begitu juga saat evakuasi jenazah setelah ditemukan, harus melewati gang sangat sempit dan itu anggota estafet kantong jenazahnya agar bisa sampai ke ambulans,” sambung dia.

Penemuan pertama, kata Dedi, terjadi sekira pukul 08.00 WIB berjenis kelamin laki-laki di Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang. Korban ditemukan di longsoran bawah dekat kali.

Kemudian sekira pukul 09.20 WIB, penemuan kedua berada di longsoran atas Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang.

Terdapat dua jenazah, antara lain laki-laki dan satu balita perempuan berusia sekira dua tahun.

"Penemuan ketiga pukul 09.30 WIB di longsoran atas dekat kali Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Ditemukan jenazah seorang laki-laki," tutur Dedi.

Baca juga: Belum Dapat Arahan Petugas, 50 Korban Gempa Cianjur Tidur di Atas Makam, Batu Nisan Jadi Bantal

"Terakhir, pada pukul 10.55 WIB di pinggir kali longsoran atas Jalan Cariu, Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Ditemukan satu jenazah laki-laki dewasa," sambungnya.

Dedi menuturkan, seluruh jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk dilakukan proses identifikasi.

Lebih lanjut, ia memastikan evakuasi korban masih akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama stakeholder lainnya.

"Meski demikian, cuaca dan medan yang tak mudah masih menjadi tantangan bagi tim gabungan menemukan korban hilang akibat gempa Cianjur," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Ungkap Kesulitan Proses Evakuasi Korban Gempa Cianjur: Jalan Sempit dan Licin

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved