Curhatan Dhio Pelaku yang Tega Bunuh Ayah, Ibu dan Kakaknya dengan Sianida: Lebih Sayang Mbak Dhea

Tersangka pembunuhan ibu, ayah dan kakak di Magelang, Dhio Daffa alias DDS (22) curhat kepada penyidik saat proses pemeriksaan.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
Kolase Ist/Youtube tvOneNews dan Ist
Tersangka pembunuhan ibu, ayah dan kakak di Magelang, Dhio Daffa alias DDS (22) curhat kepada penyidik saat proses pemeriksaan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tersangka pembunuhan ibu, ayah dan kakak di Magelang, Dhio Daffa alias DDS (22) curhat kepada penyidik saat proses pemeriksaan.

Menurut Dhio, ia merasa kedua orangtuanya itu pilih kasih dan lebih menyayangi kakaknya, Dhea Chairunnisa.

Hal itu kata dia, kerap ia rasakan hingga ke hal-hal sepele.

Dhio menuturkan, respon orangtuanya itu berbeda saat mendengar cerita dari dia dan kakaknya.

Hal itulah yang lantas membuat Dhio tega menghabisi nyawa ayah, ibu beserta kakaknya tersebut.

Pertama ya rasa sakit hati yang udah lama, intinya dari hal sepele pun kadang saya cerita responnya beda sama kakak," kata Dhio dilansir dari Youtube tvOneNews, Sabtu (3/12/2022).

"Perasaanmu?," tanya penyidik.

Emang iya pak, kebanyakan tiap saya curhat atau intinya bilang kayak mau cerita sesuatu contohnya tentang pacar saya atau saya di sekolah gimana-gimana, responnya pun enggak terlalu bagus," tutur Dhio.

Saat itu, Dhio pun sempat berpikir positif atas respon tersebut.

"Mungkin saya pikir waktu itu posisi ibu kan jauh sama bapak. Bapak di Kalimantan dan pulang pun masih sekitar dua atau tiga bulan sekali," lanjut dia.

Tak hanya itu, ia juga memaklumi bahwa sang kakak merupakan anak perempuan, sehingga lebih disayang oleh orangtuanya.

"Itu saya pikir pertama karena kondisi itu, yang kedua mungkin mbak Dhea kan anak cewek, jadi lebih diperhatikan daripada cowok. Mungkin pemikirannya anak cowok bisa hidup sendiri lah," jelas dia.

Baca juga: Terungkap Kondisi Kejiwaan Dhio Pembunuh Keluarganya dengan Sianida, Jelaskan Kronologi dengan Jelas

Kemudian penyidik pun menanyakan puncak sakit hati yang dirasakan oleh Dhio hingga akhirnya tega menghabisi nyawa keluarganya tersebut.

Menurut Dhio, hal itu terlihat saat ia sedang tidak bekerja pascakecelakaan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved