Gunung Marapi Erupsi, 40 Pendaki Terjebak di Atas Gunung, Kondisinya Belum Diketahui

Laporan PVMBG menyebutkan erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat terjadi pukul 06.11 WIB. Tinggi kolom abu teramati ± 300 m di atas puncak

Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
AFP/HANDOUT
Ilustrasi, sebanyak 40 pendaki dikabarkan masih terjebak di atas Gunung Marapi yang terjadi erupsi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Gunung Marapi kembali erupsi pada Sabtu (7/1/2023) pagi, kemarin.

Selain itu, Gunung Marapi juga mengeluarkan abu vulkanik.

Dalam hal ini, di dalam Gunung Semeru masih terdapat 40 orang pendaki yang masih terjebak./

Laporan PVMBG menyebutkan erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat terjadi pukul 06.11 WIB.

Tinggi kolom abu teramati ± 300 m di atas puncak (± 3.191 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 13.4 mm dan durasi ± 45 detik.

Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada).

Masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki pada radius 3 Km dari kawah atau puncak.

40 Pendaki

Pada saat yang sama, dikabarkan puluhan pendaki berada di puncak saat erupsi Gunung Marapi.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar kemudian memutuskan langsung menutup jalur pendakian ke puncak Gunung Marapi.

Baca juga: Cabuli 21 Muridnya, Kelakuan Bejat Guru Ngaji di Batang Sudah Berlangsung Tiga Tahun

"Kita tutup dulu pendakiannya, penutupan mulai hari ini," kata Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono, Sabtu (7/1/2023).

Penutupan pendakian dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Keputusan nantinya diambil berdasarkan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved