Teriakan Mama Muda saat Dihabisi 2 Karyawan Baru Sempat Tarik Perhatian Warga, Ini Alasan Pelaku
Ia dibunuh di warung ayam goreng miliknya di Jalan Raya Sukatani, Kampung Kemejing, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Bekasi pada Kamis (17/2/2023)
Penulis: Reynaldi Andrian | Editor: Yudistira Wanne
Kronologi
Kedua tersangka ini ternyata sudah merencanakan pembunuhan ini pada tiga hari sebelumnya.
Bahkan, pelaku juga tanpa ada basa-basi menghabisi korban di tokonya pagi itu.
"Kemudian pada hari itu, korban masuk ke dalam rukonya untuk jualan. Dan pada saat masuk ke dapur, langsung ada pemukulan menggunakan tabung gas pada korban arah di arah kepala berkali-kali," kata Hengki.
Setelah kena hantaman tabung gas 3 kilogram, korban sempat berteriak meminta tolong.
Baca juga: Riko Bunuh Mantan Pacar Pakai Closet, Komnas Perempuan Dorong Pemulihan Terhadap Keluarga Korban
Mendengar teriakan korban, pelaku kembali menghantamkan gas 3 kilo ke kepala korban.
Bahkan, salah satu tersangka yang masih di bawah umur ikut mengambil peran saat itu.
"Anak di bawah umur ini ikut memegangi, termasuk ikut memukul sampai dengan korban meninggal dunia," ujar Hengki.
Aksi pembunuhan di pagi hari itu juga mencuri perhatian warga sekitar, dikarenakan adanya keributan di dalam warung korban.
Bahkan, sejumlah tetangga keluar rumah dan mendekati warung tersebut.
Melihat warga yang mendekat, kedua pelku langsung keluar.
Mereka pun berdalih keributan itu gara-gara adanya ular di dalam warung.
"Dijelaskan oleh tersangka karena ada ular, sehingga tetangga ini tidak jadi masuk ke dalam ruko tersebut," ungkap Hengki.
Tidak hanya itu, kedua pelaku juga membawa anak korban yang masih berusia 17 bulan.
Mereka berencana untuk kabur membawa balita tersebut ke Jogja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/mama-muda-pengusaha-ayam-goreng.jpg)