Pembangunan Pusat Kantor Pemerintahan Masih Progres, Pemkot Bogor Siapkan Rp1 M untuk Cut and Field

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim pun turut meninjau lokasi pusat pemerintahan Kota Bogor yang baru ini pada Senin (13/3/2023) siang

Tayang:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat meninjau lahan Pusat Pemerintahan Kota Bogor yang baru, Senin (13/3/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau lokasi yang rencananya bakal jadi pusat kantor pemerintahan Kota Bogor pada Senin (13/3/2023).

Lahan seluas 6 Hektare yang berlokasi di Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor itu bakal dibangun sejumlah kantor dinas hingga gedung Balaikota yang kini tengah dikerjakan oleh PT Sejahtera Eka Graha (SEG).

"Sekarang SEG menyiapkan akses jalan kurang lebih 650 meter yang kemudian kita nanti tindak lanjuti dengan panjang jalan kurang lebih 600 meter. Ini yang akan membuka dulu ke dalam akses rencana Balaikota kedepannya," kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com usai meninjau langsung lahan, Senin.

Dedie Rachim menjelaskan, ada beberapa tahapan lagi yang saat ini terus dilakukan progresnya.

"Nah ini bertahap. Namanya perencanaan itu ada stagingnya atau tahapannya. Tahapan paling krusial adalah penyediaan lahan. Kemudiam setelah itu aksesnya dan setelah itu perencanannya ada berapa OPD yang akan dipindah," jelas Dedie Rachim.

Dalam bayangan Dedie Rachim, pusat pemerintahan baru ini akan bisa menampung 1.000 orang pegawai.

Walaupun saat ini, tahapan progres itu baru dimulai dengan membuka akses jalan terlebih dahulu.

"Dalam bayangan kita ada 21 OPD yang bisa berkantor bersama sama disini dengan kapasitas tampung 1.000 pegawai," ungkap Dedie Rachim.

Dari 21 OPD, beberapa aset yang ditinggalkan oleh OPD di kantor lama, dapat dikelola untuk dimanfaatkan ketika nantinya kantor pusat pemerintahan ini jadi.

Sebagai contoh, mulai dari KPU Kota Bogor sampai Baznas yang saat ini memang belum memiliki kantor, aset yang lamanya dapat dimanfaatkan.

"Insyaalah aset yang ditinggalkan tidak akan terbengkalai tapi akan dimanfaatkan dan dipinjam pakaikan oleh instansi plat merah juga," jelas Dedie Rachim.

Dedie pun membeberkan, progres pembangunan ini akan terus diseleraskan.

Untuk saat ini memang masih tahapan pembukaan akses jalan, namun tegas Dedie Rachim, Pemkot Bogor akan terus berprogres.

"Cut and Field dulu. DED belum, tapi gambar yang diberikan juga kontribusi SEG melalui PP Properti itu sudah ada gambarannya, gedungnya hanya belum di DEDkan. Mungkin 2025 di DED kan bertahap 2026 mulai dibangun," jelas Dedie.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved