Datang ke Bogor, Anies Baswedan Temui dan Serap Aspirasi Perwakilan Serikat Pekerja
Bakal calon presiden (Capres) Anies Baswedan melakukan pertemuan dengan perwakilan 14 serikat buruh di Kabupaten Bogor.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Bakal calon presiden (Capres) Anies Baswedan melakukan pertemuan dengan perwakilan 14 serikat buruh di Kabupaten Bogor.
Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi yang digelar di Rumah Makan Priangan yang berlokasi Jalan Raya Alternatif Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan itu, masing-masing perwakilan buruh menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Anies Baswedan.
Dengan harapan, ketika Anies Baswedan kelak terpilih menjadi Presiden RI, maka aspirasi yang disampaikan dapat dikabulkan.
Baca juga: Diam-diam Presiden Jokowi Penasaran Sosok Cawapres Anies Baswedan, Ini Respon Surya Paloh
Anies Baswedan mengatakan, secara garis besar, dari sejumlah aspirasi yang disampaikan para buruh berharap mendapat kesejahteraan dari setiap cucuran keringat yang keluar.
"Banyak aspirasinya tadi ada 11 federasi yang mengungkapkan. Pesan utamanya adalah mereka menginginkan agar ada peningkatan kesejateraan di kalangan buruh," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (22/7/2023).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, beberapa aspirasi yang disampaikan oleh para buruh tersebut umumnya sama dengan aspirasi buruh-buruh di tempat lain yang pernah ia temui.
"Ada yang berbicara tentang bagaimana buruh perempuan itu perlu mendapatkan perhatian, perlindungan, kemudian sebagian membicarakan problem tahunan yaitu UMP yang kemudian menimbulkan ketidakpastian bagi semua baik perusahaan maupun buruh," terangnya.
Anies Baswedan pun mendengarkan satu persatu aspirasi dari para perwakilan buruh yang dituangkannya ke dalam sebuah buku catatan.
Baca juga: KPP Ungkap Kriteria Cawapres Anies Baswedan, Demokrat: Ini Bagian Dari Taktik
Ia mengatakan ketika mendapat amanah dari masyarakat maka ia akan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh dengan pendekatan parameter sistem kerja di Jakarta.
Sehingga, kata dia, setiap buruh nantinya merasa nyaman bekerja di perusahaan yang memperkerjakannya.
"Kami menangkap aspirasi itu, kami sampaikan bahwa kami bertugas di Jakarta ini yang kami kerjakan, yaitu prinsip kesetaraan di dalam distribusi pendapatan," katanya.
"Kita ingin seperti yang sering saya sampaikan, kalau di Jakarta, warga itu bilang syukur alhamdulillah bekerja di Jakarta, untung tinggal di Jakarta nah itu diharapkan juga kalau bekerja di perusahaan-perusaan buruhnya bisa bilang begitu," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Silatueahmi-anies-22723.jpg)