Potong Rambut Baru Separuh Eh Mati Listrik, Cerita Tukang Cukur Bekerja Tetap Tak Panik

Setiap profesi memiliki tantangan tersendiri ketika sedang menjalankan profesinya, tak terkecuali tukang cukur.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Jasa tukang cukur di Citeureup, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Setiap profesi memiliki tantangan tersendiri ketika sedang menjalankan profesinya, tak terkecuali tukang cukur.

Salah satu tantangan tukang cukur adalah adanya pemadaman listrik yang membuat mesin cukur mereka mati.

Hal ini rupanya sering dialami oleh Saeful, tukang cukur Pangkas Rambut Garut Sampoerna di Citeureup, Kabupaten Bogor.

Bahkan Saeful juga mengaku sering mengalami ketika rambut pelanggannya baru dicukur separuh tapi kemudian mendadak mati listrik.

"Di sini mati listrik lumayan sering, paling sejam, dua jam," kata Saeful kepada TribunnewsBogor.com.

Tukang cukur kena dampak mati listrik imbas adanya pencurian komponen kabel gardu listrik PLN di Kampung Babakan, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Tukang cukur kena dampak mati listrik imbas adanya pencurian komponen kabel gardu listrik PLN di Kampung Babakan, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Dia menjelaskan bahwa saat rambut pelanggan baru tercukur separuh di tengah pemadaman listrik, tak lantas pelanggan pulang dengan rambut separuh tercukur.

Seaful mengaku masih bisa melanjutkan pemangkasan rambutnya sampai selesai dengan beberapa kondisi.

Saeful mengantisipasinya dengan menyediakan mesin cukur cadangan yang menggunakan baterai isi ulang.

Namun hal ini hanya bisa dilakukan saat waktu siang hari.

"Kan ada (mesin cukur) yang dicas. Kalau siang mah masih bisa, kecuali kalau malem. Malem kan kalau mati listrik lampu mati, gelap, susah," kata Saeful.

Jika mati listrik yang terjadi terlalu lama sempai seharian, kata Saeful, dia lebih memilih untuk tutup sementara karena baterai mesin cukur dikhawatirkan tak cukup.

Saeful rela kehilangan pemasukannya karena tutup sementara daripada membuat pelanggannya kecewa.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved