Partai Demokrat Bogor Sobek Foto Anies di Baliho AHY : Kami Menolak Bersinergi dengan Pengkhianat

Anies Baswedan sendiri yang meminta AHY untuk mendampinginya dan menuliskannya pada secarik kertas yang ditulis tangan olehnya sendiri.

|
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Pencopotan baliho Partai Demokrat bergambar Anies Baswedan dicopot (Dok DPC Demokrat Kabupaten Bogor) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Jajaran Partai Demokrat kecewa dengan keputusan Partai Nasdem yang dianggap mengkhianati Koalisi Perubahan.

Pasalnya, Anies Baswedan lebih memilih bersanding dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau yang biasa dipanggil Cak Imin untuk mendampinginya sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024 mendatang.

Padahal, Anies Baswedan sebelumnya telah memilih Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapresnya.

Bahkan saat itu, Anies Baswedan sendiri yang meminta AHY untuk mendampinginya dan menuliskannya pada secarik kertas yang ditulis tangan olehnya sendiri.

Atas dasar itu, seluruh lapisan Partai Demokrat termasuk di Kabupaten Bogor meradang.

Baca juga: Penampakan Surat Anies Baswedan Minta AHY Jadi Cawapres, Kini Pilih Cak Imin

Pencopotan baliho Partai Demokrat bergambar Anies Baswedan dicopot (Dok DPC Demokrat Kabupaten Bogor)
Pencopotan baliho Partai Demokrat bergambar Anies Baswedan dicopot (Dok DPC Demokrat Kabupaten Bogor) (Istimewa)

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Bogor, Dede Chandra Sasmita memerintahkan jajarannya untuk mencopot semua alat peraga partainya yang memajang wajah Anies Baswedan.

"Saya instruksikan kepada semua struktural Partai Demokrat di semua tingkatan, anggota Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bogor berikut kepada para Bacaleg dan relawan Demokrat untuk mencopot foto ARB disemua baliho, banner, dan alat peraga lainnya di Kabupaten Bogor," ujarnya kepada wartawan, Jumat (1/9/2033).

Baca juga: Cak Imin Cawapres Anies Baswedan, DPC Partai Demokrat Bogor Geram : Masuk Kategori Pengkhianat

Sebelumnya, ia juga mengatakan bahwa keputusan Anies Baswedan yang berpaling dari Koalisi Perubahan adalah sebuah pengkhiantan.

Sebab, langkah yang dilakukan oleh Anies Baswedan tanpa pembahasan terlebih dahulu oleh partai-partai koalisi alias dilakukan sepihak atas inisiatif Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

"Mulai detik ini, kami menolak tegas bekerja sama dan bersinergi dengan pengkhianat," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved