Info Otomotif
4 Tips Menjaga Performa Mobil Tetap Prima saat Musim Kemarau
Sehingga, ada empat tips yang bisa dilakukan agar kondisi kendaraan tetap priama saat musim kemarau.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Musim kemarau bukan hanya berdampak pada manusia, hewan dan tumbuhan saja.
Namun, panasnya suhu akibat kemarau juga berdampak pada kendaraan yang biasa kita gunakan sebagai penunjang aktivitas sehari-hari.
Terlebih, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Oktober ini dimana suhu bisa meningkat hingga 36 derajat di berbagai wilayah.
Sehingga, ada empat tips yang bisa dilakukan agar kondisi kendaraan tetap priama saat musim kemarau.
National Sales Manager PCR (Passenger Car Radial) PT Hankook Tire Sales Indonesia Apriyanto Yuwono, menjelaskan suhu udara tinggi membuat ban akan lebih panas dari biasanya, jika masyarakat memiliki mobilitas tinggi, sangat penting untuk memperhatikan kondisi ban, dengan melakukan pemeriksaan secara rutin.
"Selain itu, hindari juga menyimpan kendaraan di tempat yang terpapar sinar matahari secara langsung dalam waktu yang lama, karena hal ini akan menyebabkan komponen karet pada mobil, seperti karet wipers, karet pintu mobil, dan ban akan lebih cepat mengalami keausan," tutur Apri.
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga performa mobil saat musim panas.
1. Pendingin Mesin
Saat musim panas yang cukup tinggi, membuat sistem pendingin mesin mobil harus bekerja ekstra, sebab jika terjadi kendala akan memicu overheating pada mobil yang berdampak buruk bagi keselamatan pengendara.
Maka dari itu, sangat penting untuk memeriksa volume cairan pendingin guna memastikan tidak ada kebocoran, tutup radiator aman, dan kipas pendingin bekerja dengan baik.
2. Oli Mesin
Ketika suhu di luar tinggi, suhu mesin pun ikut meningkat, yang menyebabkan proses kerja mesin kendaraan akan semakin berat dan membutuhkan bahan bakar lebih banyak.
Jika warna oli sudah hitam pekat, akselerasi mesin mulai berat, dan suara mesin terdengar kasar, maka oli harus segera diganti.
Umumnya, oli harus diganti jika jarak tempuh mobil bertambah kelipatan 10.000 KM atau setiap interval 3-6 bulan sekali.
3. Filter Udara
Di dalam mobil terdapat filter udara untuk mencegah kotoran, debu atau bahkan serangga masuk ke mesin supaya kotoran tersebut tidak tercampur ke bahan bakar.
Saat musim panas, udara akan menjadi kotor karena debu, maka kondisi filter udara pada mobil perlu diperhatikan, karena jika filter udara mobil kotor dan tersumbat, performa mesin dapat menurun dan tidak responsif.
4. Ban Mobil
Ban merupakan bagian dari rangkaian kendaraan yang memiliki peran cukup vital, berfungsi sebagai stir dan kontrol arah kendaraan, pengereman dan gaya dorong, peredam guncangan, kestabilan, serta menahan beban kendaraan.
Mengintip Harga Mobil Listrik Tercepat di GIIAS 2024, Mampu 100 km/jam Dalam Waktu 3,2 Detik |
![]() |
---|
Pamer Ketahanan Baterai, Mobil Listrik Neta V-II Nekat Berendam di Kolam Air |
![]() |
---|
Pemilik Mobil Listrik Wajib Tahu, Ini 5 Tips Merawat Baterai Mobil Listrik Biar Awet |
![]() |
---|
Waduh! Ada Motor Listrik Pamer Direndam Dalam Kolam Air di Jakarta Fair 2024 |
![]() |
---|
Suzuki Jimny 5 Pintu Sudah Mengaspal di Indonesia, SIS Geber Pengiriman ke Konsumen |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.