Kasus Pembunuhan di Subang

Curhat Dokter Forensik Kasus Pembunuhan Subang, Hatinya Tergerak Setelah Didatangi Arwah Penasaran

Pembunuhan sadis yang menimpa ibu dan anak itu terjadi pada 18 Agustus 2021 silam. Kedua korban bernama Tuti dan Amalia tewas di kediamannya sendiri

Penulis: Reynaldi Andrian | Editor: widi bogor
Istimewa/tangkapan layar
Dokter Forensik Polda Jateng, Kombes Sumy Hastry Purwanti mengungkapkan soal pengalamannya dalam tangani kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat ini, ia sempat diminta oleh netizen dan arwan penasaran korban untuk mengungkap kasus ini hingga hatinya pun tergerak 

Dan kita usahakan dapet, dan memang di Puslabfor itu di kepolisian sudah banyak kan DNA, makanya kemaren kita tinggal petakan, kira-kira kaya main puzzel DNA-nya itu dibuat kayak main puzzel.

Kira-kira DNA korban dimana aja, DNA-nya pelaku dimana aja, nah itu ketemu nggak, nanti dicocokan. Memang dia ada tidak saat kejadian. Ini lah yang butuh waktu lama," paaprnya dikutip TribunnewsBogor.com, Kamis (26/10/2023).

Karena kasus ini sempat mangkrak, Kombes Sumy Hastry Purwanti pun sempat diminta oleh netizen untuk kembali membukanya.

Bukan hanya netizen yang ingin kasus ini terungkap, bahkan ia juga sempat didatangi oleh sosok arwah penasaran.

Menurutnya, arwah korban Tuti dan Amalia masuk ke dalam mimpinya.

Bocor Percakapan Yosef Soal Motif Kasus Subang, Rebut Kekuasaan
Bocor Percakapan Yosef Soal Motif Kasus Subang, Rebut Kekuasaan (Kolase TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya)

Mereka meminta langsung ke Kombes Sumy Hastry Purwanti untuk mengungkap kasus pembunuhan itu.

"Nanti, ada sih petunjuk dan secara tidak langsung saya dateng kan kenapa nggak duluan. Ini saya otopsi tanggal 2 Oktober, padahal kejadian 18 Agustus.

Sekian lama netizen itu kan dari medsos saya 'tokong bu kasus Subang' saya pikir kan udah di otopsi yaudah.

Tiba-tiba kok korban dateng dan minta tolong, akhirnya saya memutuskan untuk ke Subang.

Nggak merasa, memang iya (didatangi korban di mimpi).

Cuman petunjuk dimintain tolong masyarakat, dimintai tolong juga sama korban yaudah akhirnya saya dateng."

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved