Jadi Jalur Lintasan Truk Tambang, Debu Jalan M Toha di Parungpanjang Bogor Bikin Warga Sesak Nafas

Jalan M Toha sendiri merupakan ruas jalan utama di Kecamatan Parungpanjang yang selalu menjadi ruas utama yang dilintasi truk tambang

Penulis: Wahyu Topami | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Wahyu Topami
Truk Tambang melintas di Jalan Raya M. Toha, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Minggu (10/12/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Wahyu Topami

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PARUNGPANJANG - Seiring berjalannya waktu, cerita Jalan M Toha di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, mengalami perubahan drastis.

Jalan M Toha sendiri merupakan ruas jalan utama di Kecamatan Parungpanjang yang selalu menjadi ruas utama yang dilintasi truk tambang.

Suparmin (60), seorang warga setempat, mengungkapkan kisah kelam yang menyelimuti jalanan yang dahulu ramai oleh bus antarkota.

Pada era 1990an, Jalan M Toha adalah arteri vital yang dilintasi oleh puluhan bus antarkota setiap harinya, salah satunya bus bulan jaya

Namun, kisah indah itu berubah ketika truk tambang membanjiri jalanan, menggantikan bus-bus yang sebelumnya menjadi tulang punggung transportasi umum.

"Saat truk tambang memadati jalan ini, bus-bus mulai berkurang. Jalanan rusak, bus cepat rusak, penumpang pun ikut menderita," ujarnya pada TribunnewsBogor.com, Minggu (10/12/2023).

Sembari mengenang masa lalunya, Suparmin menceritakan kalau bus antarkota yang dahulu berlalu lalang di Jalan M Toha saat ini hanya tinggal sebuah cerita.

"Hingga saat ini, tak ada lagi bus antarkota yang melewati Jalan ini," ungkapnya.

Dampak dari melonjaknya truk tambang bukan hanya menghilangkan moda transportasi umum, tetapi juga merusak jalanan.

Suparmin mengeluhkan kondisi udara kotor yang telah menjadi bagian sehari-hari bagi masyarakat Parungpanjang.

"Debu dari truk tambang membuat udara menjadi tak sehat. Saya sering merasa sesak nafas," tambahnya.

Dengan kepala yang sudah memasuki usia 6, Suparmin berharap agar truk tambang dapat memiliki jalur khususnya sendiri, tanpa harus melintasi Jalan M Toha.

"Jalan ini seharusnya untuk pengendara dan angkutan umum, bukan untuk truk tambang yang hanya merusak dan mengganggu kesehatan masyarakat," tandasnya.

Sementara Jalan M Toha terus menjadi saksi bisu perubahan, warga Parungpanjang seperti Suparmin berharap agar Pemkab Bogor dapat memberikan solusi yang adil demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved