Belum Ada Solusi Soal Truk Tambang di Parungpanjang Bogor, Bupati Iwan Tak Berani Ambil Sikap Tegas

Hingga kini Pemerintah Kabupaten Bogor mengaku belum ada solusi terkait permasalah truk tambang di wilayah Parungpanjang.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Iring-iringan truk tambang melintasi jalan kawasan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Minggu (19/11/2023) sore. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Hingga kini Pemerintah Kabupaten Bogor mengaku belum ada solusi terkait permasalah truk tambang di wilayah Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Menurut Bupati Bogor, Iwan Setiawan, untuk memecahkan masalah di Parungpanjang harus melibatkan berbagai pihak, sebab ini menyangkut dua wilayah kabupaten dengan dua provinsi yang berbeda.

"Saya punya solusi, mudah-mudahan bisa didengar, ini jalan tambang harus duduk bareng empat institusi di pemerintah, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten, Bupati Bogor, Bupati Tangerang, baru bisa ketemu," ujarnya kepada wartawan, Rabu (13/12/2023).

Ia mengatakan, banyak hal yang harus dipertimbangkan dalam mengatasi permasalahan di Parungpanjang.

Baca juga: Mengintip Garasi Iwan Setiawan, Kekayaannya Naik Rp 2,8 Miliar, Bupati Bogor Cuma Punya Motor KLX ?

Bupati Bogor, Iwan Setiawan minta BPBD lakukan mitigasi menindaklanjuti kondisi terkini Gunung Salak yang dirilis oleh PVMBG, Rabu (13/12/2023). (Muamarrudin Irfani)
 
Bupati Bogor, Iwan Setiawan minta BPBD lakukan mitigasi menindaklanjuti kondisi terkini Gunung Salak yang dirilis oleh PVMBG, Rabu (13/12/2023). (Muamarrudin Irfani)   (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

Ketua DPC Partai Gerindra Kabuparen Bogor itu menyebut pertimbangan utama yang dipikirkan adalah roda perekonomian di wilayah tersebut.

Meskipun truk-truk besar itu terkadang mengganggu aktifitas masyarakat bahkan membahayakan, akan tetapi sebagian masyarakat juga menggantungkan hidupnya di situ.

Sehingga perlu adanya win-win solution baik antara masyarakat, transporter, dan juga pemerintah agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

"Sudah saya deteksi di sana semua warga Bogor, kalau di stop yang ini mati engga bisa usaha. Bukan diem, saya tidak diam, tapi berfikir bagaimana yang terbaik dengan kepala dingin dan tidak provokatif," ucapnya.

Baca juga: Dishub Kabupaten Bogor Klaim Punya Kantung Parkir di Parungpanjang, Bisa Tampung 2.000 Truk Tambang

Sopir truk di Parung Panjang, Kabupaten Bogor protes jam operasional dengan blokade jalan.
Sopir truk di Parung Panjang, Kabupaten Bogor protes jam operasional dengan blokade jalan. (Screenshot Ig @parungpanjangviral)

Dengan begitu, ia mengatakan solusi jangka pendek yang bisa diambil Pemerintah Kabupaten Bogor adalah menyediakan kantung parkir sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas.

Iwan Setiawan mengaku tak berani mengambil sikap tegas untuk permasalah di Parungpajang yang kini menjadi sorotan publik.

"Tidak bisa kami menyetop kalau belum ada solusi, solusi jangka pendek yang sedang kami pikirkan adalah kantung parkir yang di hulu, mudah-mudahan kalau yang di hulu selesai bisa mengurangi yang dipinggir jalan depan kecamatan sampe perbatasan Tangerang," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved