Kondisi Gunung Salak Pasca Gempa 4,7 yang Guncang Bogor, Sudah 50 Kali Susulan Sejak Desember 2023

Kondisi Gunung Salak Pasca Gempa yang Guncang Bogor Pagi Tadi, Sudah ada 50 kali susulan sejak awal Desember 2023

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: widi bogor
PVMBG
Kondisi Gunung Salak Pasca Gempa yang Guncang Bogor Pagi Tadi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Gempa bumi magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (14/12/2023).

Guncangan gempa Sukabumi terasa di wilayah Bogor, Gunung Sindur, Tangerang Selatan hingga Depok.

Apakah gempa ini berdampak pada kondisi Gunung Salak ?

Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) titik gempa berada di 6,76 lintang selatan dan 106,53 bujur timur.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menerangkan pusat gempa berlokasi di darat.

"Jarak 25 kilometer dari barat laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 5 kilometer," kata Daryono dikutip dari Kompas.com.

Sempat pula terjadi gempa susulan di Kabupaten Bogor dengan kekuatan magnitudi 4,6 pada pukul 06.35 WIB.

Daryono menjelaskan, gempa yang terjadi di Sukabumi diakibatkan oleh aktivitas sesar lempeng Bumi dan merupakan jenis gempa bumi dangkal.

Dia menambahkan, lokasi tersebut memang belakangan sering mengalami gempa bumi sejak tanggal 6 Desember 2023.

Hingga hari ini, sudah ada 50 kali gempa di lokasi yang berdekatan dengan titik gempa Sukabumi pada Kamis (14/12/2023).

Di sisi lain, Daryono menambahkan aktivitas gempa Sukabumi terjadi di kompleks gunung api.

Koordinator bidang Data dan Informasi Stasiun Geofisika Bandung, Virga Librian menerangkan bahwa gempa swarma berkaitan dengan aktivitas vulkanik dari aktivitas Gunung Salak.

"Kalau memang gempa Swarm, kegempaan tersebut berkaitan dari aktivitas vulkanik di daerah tersebut yaitu aktivitas Gunung Salak," katanya saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Kamis (14/12/2023).

Gunung Salak (Ehamberg/Wikipedia)
Gunung Salak (Ehamberg/Wikipedia) (Kompas.com/Ehamberg/Wikipedia)

Namun begitu gempa swarm tak melulu berkaitan dengan bahaya erupsi gunung.

"Tapi kegempaan Swarm tidak selalu berkaitan dengan bahaya erupsi gunung," jelasnya.

Pasca terjadi gempa di Bogor, Gunung Salak tidak mengalami peningkatan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved