Kasus Pembunuhan di Subang

Danu Pukul dan Pegang Korban Kasus Subang, Dokter Hastry Temukan Luka Cakar : Garukan Sendiri

Hanya Danu yang Diperiksa Dokter Hastry saat Otopsi Korban Kasus Subang, Bantah Luka Cakar, Garukan

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: widi bogor
Youtube Tribun Jabar
Kenapa hanya Danu yang Diperiksa Dokter Hastry Saat Otopsi Korban Kasus Subang 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pengacara 3 tersangka kasus Subang, Rohman Hidayat mempertanyakan mengapa hanya Danu yang diperiksa Dokter Hastry.

Dari hasil pemeriksaan, Dokter Hastry menemukan luka cakar pada tubuh Danu.

Namun pengacara Danu, Achmad Taufan menyebut itu bukan luka cakar, melainkan garukan.

Pengacara Mimin Cs, Rohman Hidayat mengaku melihat hasil visum Danu oleh Ahli Forensik Kombes Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti.

"Yang pasti cakar-cakaran," kata Rohman sambil tertawa saat diwawancara Tribun Jabar Video.

Ia menduga luka cakar yang ditemukan Dokter Hastry saat visum Danu didapat akibat perlawanan korban pembunuhan ibu dan anak di Subang.

"Bisa saja," katanya.

Menurut Rohman, Danu menjalani visum saat Dokter Hastry melakukan otopsi ke dua pada jenazah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu 30 Oktober 2021 lalu.

"Kenapa Dokter Hastry tanggal 30 oktober ketika melakukan otopsi melakukan visum juga pada Danu dan hanya danu, ada visumnya di situ," kata Rohman.

Dalam hasil visum, kata Rohman, luka cakar itu tak menghalangi Danu untuk melakukan pekerjaan.

"Jelas, Danu mengalami luka cakar, tidak menghalangi Danu melakukan pekerjaan," katanya.

Pengacara Danu, Achmad Taufan membantah bahwa kliennya mengalami luka cakar.

"Gak ada. Kalau luka karena garukan Danu sendiri ada," kata Taufan.

Kombes Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti pernah menerangkan ia memeriksa jasad Tuti dan Amel untuk mencari tanda perlawanan korban pada pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang.

"Mencari daerah kuku, bagian tubuh korban apakah ada perlawanan. Mungkin nyakar pelaku, ada sisa," kata Dokter Hastry di Youtube Anjas.

Sementara dalam rekontruksi yang dijelaskan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo disebut yang melakukan perlawanan adalah korban Tuti Suhartini.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved