Kasus Pembunuhan di Subang

Beda Hasil Visum Kasus Subang Versi Pengacara Yosef dan dr Hastry, Ahli Sebut Luka Imbas Benda Tajam

Hasil visum korban pembunuhan ibu dan anak di Subang yang disampaikan pengacara Yosef Hidayah berbeda dengan keterangan Dokter Hastry.

Tayang:
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: widi bogor
Kolase Ist Youtube
Hasil visum korban pembunuhan ibu dan anak di Subang yang disampaikan pengacara Yosef Hidayah berbeda dengan keterangan Dokter Hastry. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Hasil visum korban pembunuhan ibu dan anak di Subang yang disampaikan pengacara Yosef Hidayah berbeda dengan keterangan Dokter Hastry.

Hasil visum Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu itu diklaim pihak Yosef tak ada yang mengetahuinya.

Pengacara Yosef, Rohman Hidayah menyebut bahwa hasil visum yang ia lihat menyatakan bahwa luka pada kedua korban diakibatkan benda tumpul.

Rohman mengaku bahwa hasil visum itu berdasarkan pemeriksaan Kombes Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti.

Namun dr Hastry justru mengungkap kalau luka pada jasad Tuti dan Amel karena golok.

Jenazah korban kasus Subang ini ditemukan di bagasi mobil Alphard di garasi rumahnya, Kampung Ciseuti, Jalancagak, Subang.

Keduanya ditemukan pada tanggal 18 Agustus 2021 pagi.

Saat ditemukan, kondisi keduanya ada di bagasi Alphard dengan kondisi memilukan.

Jasad Tuti dan Amel dipenuhi luka di bagian kepala dan wajah.

Rohman Hidayah pun membeberkan hasil visum keduanya.

Ia menyebutkan kalau hasil visum itu ia dapat dari 95 bukti yang dihadirkan penyidik Polda Jabar saat praperadilan.

"Setidaknya saya lah yang lihat hasil visum, visumnya Bu Tuti, Amel, bahkan visumnya Danu, saya sudah baca," kata Rohman dikutip dari Youtube Misteri Mbak Suci, Kamis (21/12/2023).

Menurut Rohman, dokter yang pertama kali mengotopsi jenazah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu yakni dr Fahmi.

Barulah kedua jenazah itu diotopsi kedua kalinya oleh Dokter Hastry.

Bahkan diungkap Rohman, saat itu dr Hastry juga melakukan visum terhadap Danu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved