Sky Bridge Stasiun Bogor-Paledang Hampir Rampung, Dishub Minta JPO Paledang Jangan Dibongkar

Sky Bridge Stasiun Bogor-Stasiun Paledang sendiri yang memiliki panjang 200 meter ini sudah masuk tahap finalisasi dan akhir Januari 2024 ini

Tayang:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Sky Bridge Stasiun Bogor-Stasiun Paledang yang hampir rampung dan JPO Paledang nasibnya menggantung, Selasa (9/1/2024). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor masih bimbang soal keberadaan jembatan penyebrangan orang (JPO) Paledang harus dipertahankan atau tidaknya.

Hal itu dikarenakan Sky Bridge Stasiun Bogor-Stasiun Paledang sudah bisa dipergunakan.

JPO Paledang ini masih menggantung antara dibongkar atau tetap dipertahankan.

Sky Bridge Stasiun Bogor-Stasiun Paledang sendiri yang memiliki panjang 200 meter ini sudah masuk tahap finalisasi dan akhir Januari 2024 ini diprediksikan akan rampung.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor pun merekomendasikan agar JPO Paledang ini tidak dibongkar.

"Sementara memang apabila JPO Paledang di non aktifkan (dibongkar) maka harus ada pekerjaan tambahan empat persimpangan di Kapten Muslihat, Paledang, dan Mayor Oking," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marse Hendra Saputra saat dijumpai TribunnewsBogor.com di Ruangan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Selasa (9/1/2024).

Marse menjelaskan, pekerjaan tambahan di empat persimpangan itu menjadi pertimbangan utama saat ini. Terutama dalam hal kemacetannya.

Menurut data yang dimilikinya, jika JPO itu dibongkar, akan menambah kemacetan di sekitaran empat simpang tersebut.

"Karena visi ratio kendaraan sudah 0,75 (dihitung dari lebar jalan serta volume kendaraan). Ratio itu cukup padat dan persimpangan itu menjadi salah satu persimpangan yang cukup padat juga," tambahnya.

Sehingga, Dishub Kota Bogor merekomendasikan agar JPO ini tetap digunakan atau tidak dibongkar ketika Sky Bridge ini selesai dan bisa digunakan.

"Kalau analisa dari Dishub menggunakan perlintasan tidak sebidang, artinya menggunakan JPO agar visi ratio arus lalulintas di bawah tetap 0,75, dan saat ini 0,75 bagusnya 0,5," jelas Marse.

Selain arus lalu lintas, mobilisasi jumlah penumpang Stasiun Bogor yang menggunakan JPO Paledang pun menjadi perhitungan.

Baca juga: Kadishub Sebut Sky Bridge Stasiun Bogor-Stasiun Paledang Ditargetkan Rampung Akhir Januari 2024

Sebab, jika dibongkar, otomatis semua mobilisasi penumpang Stasiun Bogor akan menumpuk di Sky Bridge yang baru.

Namun, Dishub Kota Bogor masih menunggu data dari PT KAI terkait jumlah penumpang Stasiun Bogor setiap harinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved