Pemilu 2024

Temuan Surat Suara Sudah Tercoblos di TPS Gunungputri Bogor, Ditemukan Warga Saat di Bilik Suara

Surat suara presiden yang diduga sudah tercoblos itu pertama kali diketahui ketika warga hendak menyalurkan hak pilihnya di TPS yang berada di komplek

|
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Delapan surat suara presiden sudah tercoblos sebelum pemilih menentukan pilihannya di TPS 054, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Rabu (14/2/2024). (Muamarrudin Irfani) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Sejumlah surat suara presiden pada Pemilu 2024 di tempat pemungutan suara (TPS) 054, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, diduga sudah tercoblos sebelum diberi pada pemilih.

Adapun surat suara presiden yang diduga sudah tercoblos itu berjumlah delapan lembar pada gambar pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

"Yang tercoblos itu di nomor urut dua, bagian foto hanya satu paslon saja," ujar ketua KPPS di TPS 054, Wuryono kepada wartawan, Rabu (14/2/2024).

Surat suara presiden yang diduga sudah tercoblos itu pertama kali diketahui ketika warga hendak menyalurkan hak pilihnya di TPS yang berada di komplek perumahan Mahkota Pesona.

Namun belum sempat melakukan pencoblosan, surat suara tersebut didapati sudah dalam kondisi tercoblos.

Warga yang hendak memilih itu pun menukarkan surat suara yang diduga sudah tercoblos tersebut dengan surat suara yang baru.

Akan tetapi, surat suara yang baru diterimanya juga sudah dalam kondisi tercoblos.

"Pada saat mau mencoblos ada dua peserta menemukan masing-masing dua surat suara tercoblos, total ada empat," terangnya.

Kemudian, pihaknya berinisiatif untuk melakukan pengecekan terhadap surat suara lainnya yang belum diserahkan kepada pemilih.

Wuryono membeberkan, pihaknya kembali menemukan tiga lembar surat suara presiden dengan kondisi serupa.

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat kecamatan pun meminta pihaknya untuk mengehentikan proses pemungutan suara sementara dan melakukan pengecekan surat suara kembali.

Setelah dilakukan pengecekan secara menyeluruh, kembali ditemukan satu surat suara lainnya yang juga sudah tercoblos.

"Jadi empat surat suara ditemukan peserta, tiga dibuka langsung, satu pada saat pengecekan," ungkapnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved