Pemilu 2024

Tanggapi Surat Suara Capres 02 Sudah Tercoblos di Gunungputri, TKD: di Sana Basisnya Anies

Ia mengaku belum bisa memastikan apakah hal tersebut murni kesalahan atau ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh pihak lain di dalamnya.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Penasehat TKD Prabowo-Gibran Kabupatej Bogor, Iwan Setiawan, Rabu (14/2/2024). (Muamarrudin Irfani) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Penasehat Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan angkat bicara terkait adanya surat suara yang sudah tercoblos pada gambar capres dan cawapres nomor urut dua.

Ia mengaku belum bisa memastikan apakah hal tersebut murni kesalahan atau ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh pihak lain di dalamnya.

"Saya belum bisa komentar terlalu panjang karena kita tau lah Bojongkulur itu basisnya nomor satu (Anies-Muhaimin, kita tidak bisa berandai-bandai bahwa itu kelalaian KPU," ujarnya kepada wartawan, Rabu (14/2/2024).

Untuk itu, kata dia, pihaknya akan melakukan penelusuran terhadap kejadian tersebut agar dapat menemukan fakta sesungguhnya.

Ia menyerahkan persoalan tersebut kepada KPU dan juga Bawaslu agar dapat mengusut tuntas persoalan ini.

"Saya belum bisa memastikan bahwa itu disengaja atau tidak atau memang itu by design tidak bisa komenlah," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah surat suara presiden pada Pemilu 2024 di tempat pemungutan suara (TPS) 054, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, diduga sudah tercoblos sebelum pemilih menentukan pilihannya.

Adapun surat suara presiden yang diduga sudah tercoblos itu berjumlah delapan lembar pada gambar pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

"Yang tercoblos itu di nomor urut dua, bagian foto hanya satu paslon saja," ujar ketua KPPS di TPS 054, Wuryono kepada wartawan, Rabu (14/2/2024).

Surat suara presiden yang sudah tercoblos itu pertama kali diketahui ketika warga hendak menyalurkan hak pilihnya di TPS yang berada di komplek perumahan Mahkota Pesona.

Namun belum sempat melakukan pencoblosan, surat suara tersebut didapati sudah dalam kondisi tercoblos.

Warga yang hendak memilih itu pun menukarkan surat suara yang sudah tercoblos tersebut dengan surat suara yang baru.

Akan tetapi, surat suara yang baru diterimanya juga sudah dalam kondisi tercoblos.

"Pada saat mau mencoblos ada dua peserta menemukan masing-masing dua surat suara tercoblos, total ada empat," terangnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved