Pemkot Bogor Perhitungkan Ongkos Buang Sampah ke TPPAS Nambo, Bisa Habiskan Rp 78 Juta Sekali Kirim

Tiping fee itu nantinya dikali dengan jumlah sampah yang diangkut oleh Kota Bogor ke TPPAS Nambo.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Naufal Fauzy
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Ilustrasi armada penangkut sampah milik DLH Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) masih memperhitungkan soal biaya operasional pembungan sampah ke Tempat Pemrosesan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo, Kabupaten Bogor.

Sebab, Pemkot Bogor harus membayarkan tiping fee atau biaya yang diberikan Pemkot Bogor untuk pengolahan sampah itu.

Kepala Bidang Persampahan pada DLH Kota Bogor Deden Adi Suryadi mengatakan, biaya itu harus dihitung sebab tiping fee yang harus dikeluarkan cukup besar.

“Kalau buang kesana itu lumayan biayanya. Per tonnya itu kita harus membayar sekitar Rp 130 ribu,” kata Deden Adi Suryadi kepada TribunnewsBogor.com.

Tiping fee itu nantinya dikali dengan jumlah sampah yang diangkut oleh Kota Bogor ke TPPAS Nambo.

“Anggap sama dengan ke Galuga sekitar 600 ton. Nah, Rp 130 ribu itu dikali 600. Itu biaya operasional yang harus kita miliki,” tambahnya.

Jika dihitung, Pemkot Bogor harus merogoh uang senilai Rp 78 juta.

Deden melanjutkan, biaya operasional itu jika dibandingkan dengan membuang sampah ke TPA Galuga sangatlah berbeda.

Pemkot Bogor sendiri memiliki hak kuasa di TPA Galuga sehingga pembuangan sampah tidak dikenakan biaya.

“Kalau kesana (Nambo) itu belum armadanya. Armadanya harus sehat dan bensinnya juga harus diperhitungkan kembali,” ujarnya.

Namun, kini TPAAS Nambo pun masih belum jelas statusnya kapan akan digunakan untuk pembuangan sampah dari Kota Bogor.

Kata Deden, hal itu keputusannya berada di Pemprov Jawa Barat.

“Kalau untuk dibukanya keputusannya itu ada di Provinsi. Tapi, waktu tanggal 4-7 Februari, kita kebagian tuh buang sampah kesana 6 kubik, itu masa uji coba. Sekarang tinggal nunggu keputusan Pemprov Jabar,” tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved