Tak Semulus Rencana, Jalan Menuju Kawasan Calon KRB 2 Rusak, Pengendara Terguncang

Akses menuju kawasan calon Kebun Raya Bogor (KRB) 2 atau sekitaran Hutan Cifor, ternyata tak mulus.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Kondisi jalan menuju hutan Cifor atau calon Kebun Raya Bogor 2 tak mulus, Selasa (27/2/2024). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Akses jalan menuju kawasan calon Kebun Raya Bogor (KRB) 2 atau sekitaran Hutan Cifor, ternyata tak mulus.

Banyak lubang cukup besar serta bekas tambalan jalan rusak.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Selasa (27/2/2024) di lokasi, kondisi ini terjadi sejak mulai masuk kawasan Cifor.

Lubang cukup besar mulai terlihat dibagian depan. Rata-rata lubang di jalan ini terjadi dekat pinggiran jalan raya.

Namun, kondisi yang paling parah terjadi di pertengahan ruas jalan.

Tambalan jalan rusak mendominasi. Bagian mulus hanya terlihat dipinggiran jalan saja.

Kendaraan yang melintas, banyak yang bergoyang ketika melintasi bagian ini.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina menyebutkan, bahwa Pemkot Bogor tidak bisa intervensi terlalu jauh di jalan tersebut.

“Itu tanah masih milik Cifor. Dan masih belum diserahterimakan ke Pemkot Bogor. Yang sudah diserahterimakan mah dibagian depan dekat simpang Bubulak. Sehingga, kita pun gabisa intervensi terlalu jauh,” kata Rena saat dihubungi TribunnewsBogor.com.

PUPR Kota Bogor menerima banyak aduan terkait kondisi jalan ini.

“Iya gabisa lebih (intervensi). Itu juga kan banyak aduan kekita,” tambahnya.

Sementara itu, terpisah, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan, ketika rencana KRB 2 di kawasan itu terealisasi, otomatis jalan pun akan diperbaiki.

“Kedepan mungkin akan dibikinkan yang baru. Dan lebih representatif juga,” kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com di Bulog Dramaga.

Namun, untuk realisasinya perbaikan jalan, serta realisasi KRB 2 nya sendiri, Dedie Rachim masih belum bisa memastikan kapan hal itu terjadi.

“Kan masih konsep ya. Tapi, saya sudah bicara dengan Rektor IPB, dengan Sekjen Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup juga,” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved