Bogor Dikepung Banjir
BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem di Bogor, Waspada Masih Terjadi Hingga 3 Hari ke Depan
Menurutnya, cuaca ekstrim di wilayah Bogor disebabkan oleh faktor lokal, terutama naiknya suhu permukaan Laut Utara dan Selatan Jawa Barat
Penulis: Wahyu Topami | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Wahyu Topami
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mengimbau cuaca ekstrem di Bogor bakal terjadi hingga tiga hari kedepan.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Citeko, Fatuhri Syabani menjelaskan, cuaca ekstrim ini tidak hanya terjadi di Bogor, namun hampir di seluruh Pulau Jawa.
"Uap air yang masih terkandung di udara itu nilainya cukup tinggi, besok memang akan agak berkurang tapi di 27, 28 potensi hujannya cukup besar. Yang pasti tiga hari kedepan masih berpotensi, untuk hari-hari selanjutnya kita tunggu dari Stasiun Klimatologi Jawa Barat," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Senin (25/3/2024).
Menurutnya, cuaca ekstrim di wilayah Bogor disebabkan oleh faktor lokal, terutama naiknya suhu permukaan Laut Utara dan Selatan Jawa Barat yang saat ini dalam kondisi hangat.
"Jadi suplai udara basah yang masuk terutama di wilayah Jawa Barat cukup tinggi hujannya," kata dia.
Fatuhri Syabani juga menjelaskan bahwa adanya awan konvektif yang dihasilkan oleh proses konveksi akibat pemanasan radiasi matahari di beberapa pulau di Indonesia turut mempengaruhi cuaca ekstrem.
"Berdasarkan analisis dinamika atmosfer kejadian ekstrim kemarin akibat pertemuan awan konvektif yang bentuknya biasanya cukup luas dan lebar dan biasanya awan tersebut single sel dan ini ada beberapa sel, jadi bergabungnya awan-awan tersebut akibat adanya konvergensi di sekitar laut Jawa, mulai dari Utara Jawa Barat sampai Jawa Timur dan NTB di tambah suhu muka laut mendukung akibatnya terjadi cuaca ekstrim," paparnya.
| Ribuan Warga di Klapanunggal Bogor Terdampak Banjir, Ada yang Mengungsi ke Masjid hingga Kantor Desa |
|
|---|
| Sudah 5 Hari, Korban Longsor yang Terbawa Hanyut Aliran Sungai Cikeas Bogor Belum Ditemukan |
|
|---|
| Mimpi Didatangi Korban Longsor, Anak Minta Bantuan Orang Pintar Supaya Ibunya Ditemukan: Emak Datang |
|
|---|
| Baru 4 Bulan Dibangun, Jembatan Pagersi Penghubung Sukahati dan Bojonggede Terancam Ambruk |
|
|---|
| Terkendala Cuaca Ekstrem, Pencarian Nenek Korban Longsor di Babakanmadang Bogor Dihentikan Sementara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/hujan-di-jalan-raya-Bogor-sukabumi-rabu.jpg)